Breaking News:

Dinner Gathering BCA Siantar, Darmin: Alokasi Aset Keuangan Kunci Bertambah Kaya

Dalam acara Dinner Gathering BCA cabang Siantar Darmin, SE.MBA bersama Anak David Liong diundang sebagai pembicara untuk nasabah prioritas

Editor: Ismail
Istimewa
Para peserta Dinner Gathering BCA cabang Siantar Darmin, SE.MBA bersama Anak David Liong yang diundang sebagai pembicara untuk 50 50 nasabah BCA Prioritas terpilih dengan Topik "Alokasi Aset Keuangan Sebagai Kunci Bertambah Kaya" di Botanica Cafe Siantar. 

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Dalam acara Dinner Gathering BCA cabang Siantar Darmin, SE.MBA bersama David Liong diundang sebagai pembicara untuk nasabah prioritas dengan Topik "Alokasi Aset Keuangan Sebagai Kunci Bertambah Kaya" di Botanica Cafe Siantar dengan dihadiri 50 nasabah BCA Prioritas terpilih yang berlangsung sukses.

Peserta Gathering sangat antusias mengikuti diskusi tentang perkembangan inflasi tinggi yang melanda dunia, fluktuasi kurs Rp terhadap USD, kenaikan harga minyak International, perang Rusia dan Ukraina serta kenaikan suku bunga Bank Central US yang diikuti beberapa bank sentral di negara barat.

Darmin menyampaikan ekonomi dunia mengalami perlambatan pertumbuhan sejak Pandemi Covid-19 akhir 2020 yang mulai mereda dilanjutkan dengan kabar buruk perang Rusia dan Ukraina yang menyebabkan kenaikan harga sebagian pangan khususnya gandum.

Foto bersama BM BCA Siantar Ibu Lenny Chin, dan Suami Istri Owner Hotel Alvina & Botanica Cafe Siantar Pak Ali Geno & Ibu Vinna dengan Darmin & David Liong selesai presentasi topik
Foto bersama BM BCA Siantar Ibu Lenny Chin, dan Suami Istri Owner Hotel Alvina & Botanica Cafe Siantar Pak Ali Geno & Ibu Vinna dengan Darmin & David Liong selesai presentasi topik "Alokasi Asset Keuangan Kunci Bertambah Kaya" acara Dinner Gathering BCA Siantar di Botanica Cafe Siantar. (Istimewa)

Kemudian harga minyak international yang naik, disrupsi (ganguan) supply akibat lock down yang berkepanjangan di China sebagai pusat supply dan pabrikan dunia, serta kenaikan bunga Bank Central US yang diikuti beberapa Bank Central Barat, membuat permasalahan ekonomi bertambah komplek.

Dalam kondisi Indonesia, Bank Indonesia yang masih mempertahankan suku bunga rendah atau belum menaikkan suku bunga BI Rate sebab kondisi fundamental ekonomi Indonesia masih bagus diantaranya surplus perdagangan, penerimaan pajak yang bagus, dan inflasi Indonesia walaupun naik masih dalam range terkendali.

Kondisi global dan makro ekonomi Indonesia tentunya perlu dicermati oleh pemilik dana, saat Ini suku bunga deposito sangat rendah sekitar 2 s.d 3 persen per tahun yang masih lebih rendah daripada inflasi di Indonesia 4.35 persen data Juni 2022, menyebabkan negative return atau suku bunga net setelah pajak lebih rendah daripada inflasi.

Para peserta Dinner Gathering BCA cabang Siantar Darmin, SE.MBA bersama Anak David Liong yang diundang sebagai pembicara untuk 50 50 nasabah BCA Prioritas terpilih dengan Topik
Para peserta Dinner Gathering BCA cabang Siantar Darmin, SE.MBA bersama Anak David Liong yang diundang sebagai pembicara untuk 50 50 nasabah BCA Prioritas terpilih dengan Topik "Alokasi Aset Keuangan Sebagai Kunci Bertambah Kaya" di Botanica Cafe Siantar. (Istimewa)

Kondisi demikian perlu disiasati oleh pemilik dana deposito untuk alokasi dana atau aset keuangan sesuai dengan profile risiko dan tingkat keuntungan yang diharapkan.

Darmin menjelaskan simulasi berbagai kombinasi deposito dengan investasi di Reksadana Pendapatan Tetap, Campuran, Saham dan juga investasi langsung saham di BEI (Bursa Efek Indonesia).

Beberapa rekomendasi diberikan kombinasi yang menyeimbangkan antara return atau tingkat keuntungan yang lebih baik atau lebih tinggi dengan mengelola risiko, sehingga nasabah bisa menikmati potensi keuntungan yang lebih besar dengan risiko yang bisa dikelola dengan baik.

Sehingga menikmati aset keuangan yang bekerja keras untuk menambah kekayaan dengan menikmati kehidupan yang nyaman.

Semua rekomendasi berdasarkan pengalaman Darmin lebih 30 tahun di bidang investasi pasar modal dan profesional yang meriah berbagai sertifikasi keahlian yang diakui dan pemegang rekor MURI (Museum Rekor Dunia Indonesia) di bidang pasar modal sejak 2004.

"Selamat praktek alokasi aset keuangan, nikmati bertambah kaya dan salam sehat untuk kita semuanya," pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved