Ruang Autopsi Brigadir J
JENDERAL BINTANG DUA Periksa Ruang Autopsi Brigadir J di RSUD Sungai Bahar, Apa Ada Yang Beda?
Kapolda Jambi Irjen Pol Rachmad Wibodo melakukan peninjauan langsung ke RSUD Sungai Bahar Brigadir J rencananya bakal diautopsi.
JENDERAL BINTANG DUA Periksa Ruang Autopsi Brigadir J di RSUD Sungai Bahar, Apa Ada Yang Beda?
TRIBUN-MEDAN.COM - Sejumlah persiapan mulai dilakukan menjelang autopsi ulang jenazah Brigadir J.
Rencananya, autopsi akan dilakukan di RSUD Sungai Bahar, Jambi pada Rabu (27/7) mendatang.
Untuk memastikan semuanya siap, Kapolda Jambi Irjen Pol Rachmad Wibodo melakukan peninjauan langsung.
Kapolda Jambi bersama rombongan tiba di RSUD Sungai Bahar sekitar pukul 15.40 WIB.
Kedatangan Kapolda Jambi langsung disambut Direktur RSUD Sungai Bahar dr Aang Hambali.
Kemudian mereka menuju ruang rapat untuk melakukan diskusi terkait proses autopsi.
Setelah itu, Kapolda Jambi mengecek ruang yang digunakan untuk autopsi jenazah Brigadir J.
Ia juga mendapat penjelasan mengenai simulasinya, mulai dari kedatangan mobil pembawa peti jenazah hingga peti dibawa masuk ke ruang autopsi.
Tak hanya itu, Irjen Pol Rachmad Wibodo juga diantar untuk mengecek ruangan khusus bagi keluarga Brigadir J.
Ada pula lokasi yang digunakan untuk konferensi pers dan peliputan awak media.
Dikutip dari TribunJambi.com, Kapolda Jambi melanjutkan peninjauan ke pemakaman Brigadir J.
Mobil rombongan tampak melewati gang sempit dekat perkebunan.
Kedatangannya disambut oleh Pemuda Batak Bersatu (PBB) yang menjaga area makam Brigadir J.
Tampak area makam masih dipasangi garis polisi untuk mencegah pihak yang tak berkepentingan untuk masuk.
Sebelumnya, informasi mengenai pelaksanaan autopsi ulang Brigadir J disampaikan Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo, Sabtu (23/7).
Dedi mengatakan, proses autopsi akan dilakukan di RSUD Sungai Bahar, Rabu (27/7) mendatang.
Pemilihan RSUD Sungai Bahar sebagai lokasi autopsi sudah mempertimbangkan banyak hal.
Satu di antaranya adalah lokasi makam berjarak hanya dua kilometer dari rumah sakit.
Penyidik Utama Tindak Pidana Umum Mabes Polri, Brigjen Pol Agus Suharnoko menyebut akan ada 10 tim forensik yang bertugas.
Sebanyak 13 orang dari RSCM, kemudian ada juga dari RSPAD, RS Pusat Angkatan Laut, RS Angkatan Darat dan RS Swasta.
"Tim yang kami mohonkan untuk turun nanti ahli forensik salah satunya saya rekomendasikan 13 orang dari RSCM, ada juga RSPAD, RS Pusat Angkatan Laut, RS Angkatan Darat dan RS Swasta," jelas Agus, Sabtu (23/7). (*)