Breaking News:

Polres Sibolga

Polres Sibolga Latihan Pra Operasi Cegah PMK

Tugas pokok operasi dilaksanakan selama 30 hari yaitu terhitung dari tanggal 4 Juli sampai dengan 2 Agustus 2022 dalam rangka pencegahan

Editor: Sofyan akbar
Istimewa
Polres Sibolga melaksanakan latihan pra-operasi Kepolisian Terpadu Aman Nusa II 2022 guna penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Kamis (28/7/2022) siang di Aula Wira Pratama Mapolres Sibolga. 

Polres Sibolga Latihan Pra Operasi Cegah PMK

TRIBUN-MEDAN.com, SIBOLGA - Polres Sibolga melaksanakan latihan pra-operasi Kepolisian Terpadu Aman Nusa II 2022 guna penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Kamis (28/7/2022) siang di Aula Wira Pratama Mapolres Sibolga.

"Dasar pelaksanaan operasi yaitu adanya STR dari Kapolda Sumut, unsur pelaksana operasi yaitu Satgas I pencegahan yang terdiri dari Subsatgas Intelijen, Subsatgas Binmas, Subsatgas Sabhara, Subsatgas Lantas. Kemudian Satgas II Penanganan terdiri dari Subsatgas Sabhara, Subsatgas Urkes diperbantu relawan. Subsatgas III Ban Ops, Subsatgas Logistik, Subsatgas Humas, Subsatgas Kesehatan. Masing-masing yang ter-sprint sebagai pejabat Ops dapat memahami tugas yang dilaksanakan dalam pelaksaan Lap Operasi yaitu lap renggiat dan hasil giat," kata Kapolres Sibolga AKBP Taryono Raharja, Kamis (28/7/2022).

Operasi ini direncanakan akan berjalan selama sebulan lamanya. Dan Satgas yang bertugas nantinya akan bekerja sama dengan instansi terkait, seperti Dinas Peternakan daerah setempat.

"Tugas pokok operasi dilaksanakan selama 30 hari yaitu terhitung dari tanggal 4 Juli sampai dengan 2 Agustus 2022 dalam rangka pencegahan dan penanganan penyakit PMK, di mana pelaksanaannya hampir sama dengan penanganan Covid-19, harus berkolaborasi dengan instansi terkait," jelas Taryono.

Sejauh ini, kata pria dengan melati dua dipundaknya ini, penanganan PMK mengalami sejumlah progres.

Hal itu dapat dilihat melalui 4 Tim Vaksinator yang sudah dibentuk demi mendukung dinas terkait untuk pencegahan penularan PMK.

"Di wilayah Kota Sibolga telah dibentuk 4 Tim Vaksinator PMK yang dilaksanakan oleh Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan Sibolga dan telah memvaksin hewan ternak sebanyak 200 ekor, sejauh ini Kota Sibolga belum ada ditemukan hewan ternak yang tertular PMK, dalam hal ini kita tetap melakukan pencegahan dengan mendorong dinas terkait, Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan Sibolga, BPBD Sibolga dalam menanganan PMK," terang Taryono.

Tak hanya itu, Taryono juga mengungkapkan, populasi hewan ternak di Kota Sibolga terhitung berjumlah 1151 ekor. Dari jumlah tersebut, direncanakan akan dilaksanakan vaksinasi untuk hewan ternak yang belum terdata, sekaligus mensosialisasikan mengenai PMK kepada peternak.

"Populasi hewan ternak di Kota Sibolga sejauh ini untuk babi berjumlah 1087 ekor dan kambing 64 ekor, untuk pelaksanaan vaksin berikutnya agar dipetakan per kelurahan dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang mempunyai hewan ternak," pungkasnya.

(akb/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved