Lakukan 7 Cara Ini Untuk Mengontrol Emosi Agar Amarah Lebih Terkendali
Secara fisik, amarah yang meluap-luap dan destruktif bisa mengarah ke gangguan jantung yang serius.
Penulis: Rena Elviana Purba | Editor: Septrina Ayu Simanjorang
TRIBUN-MEDAN.com - Mengontrol emosi bagi sebagian orang adalah hal yang cukup sulit untuk dilakukan, sehingga menimbulkan amarah yang meledak-ledak dan sulit untuk dihentikan.
Rasa amarah sebenarnya adalah emosi yang wajar ketika ada sesuatu atau seseorang yang mengecewakan dan menyakiti kita.
Akan tetapi, amarah yang berlebihan justru membahayakan fisik dan psikis seseorang.
Secara fisik, amarah yang meluap-luap dan destruktif bisa mengarah ke gangguan jantung yang serius.
Lalu secara psikis, akan membuat kita menjadi sosok yang sensitif dan merusak hubungan sosial kita dengan orang lain.
Maka dari itu, perlu belajar mengontrol emosi dengan tepat supaya tidak menimbulkan amarah yang berlebihan dan memberikan dampak buruk terhadap kehidupan kita dan orang sekitar.
Dilansir dari Kompas.com, berikut ini beberapa cara mengontrol emosi yang bisa kamu lakukan, yaitu:
1. Olahraga
Rajin olahraga diketahui cukup efektif menurunkan stres dan meredakan amarah.
Baca juga: 7 Cara Efektif Untuk Mengontrol Emosi Agar Amarah Lebih Terkendali
Pasalnya, olahraga bisa mengalihkan pikiran dan tenagamu dari negatif menjadi positif.
Karena itu, jika kamu sedang merasa marah dan kesal terhadap seseorang, kamu bisa langsung melakukan kegiatan fisik ringan.
Misalnya berjalan-jalan di sekeliling rumah, atau lari sore di dekat rumah. Jika kamu sedang ingin menghirup udara segar, kamu bisa bersepeda keliling lapangan atau kompleks perumahan.
2. Menyadari dampak yang bisa ditimbulkan
Sebelum meluapkan emosi, pikirkan terlebih dahulu dampak yang bisa ditimbulkan.
Cara mengungkapkan emosi yang tidak tepat dapat berpengaruh terhadap hubungan dengan orang lain, menimbulkan konflik, hingga masalah pada fisik maupun mental kita.
3. Menerima situasi
Menerima situasi yang sedang terjadi dapat membantu kamu dalam mengontrol emosi.
Baca juga: Bacaan Doa Mengontrol Emosi, Simak Tips Meredakan Amarah Ala Nabi Muhammad
Cobalah untuk berkata pada diri sendiri bahwa situasi yang tengah dialami bukanlah masalah besar.
Cara ini memungkinkan kamu untuk tidak bereaksi secara berlebihan. Menerima emosi sebenarnya memberikan kepuasan tersendiri dalam hidup dan mengurangi gejala alami gangguan mental.
4. Ambil jeda
Ketika kamu sedang merasa marah, kamu harus cepat-cepat mengambil jeda untuk menghela napas dan melakukan hal-hal yang kamu sukai.
Alihkan langsung perhatianmu kepada hal-hal yang positif dan membuat mood mu menjadi lebih baik.
Misalnya, membaca buku, mendengarkan musik atau memakan cemilan kesukaanmu.
5. Ekspresikan kemarahan
Mengontrol emosi agar tidak marah secara berlebihan bukan berarti kamu memendam seluruh rasa amarahmu.
Baca juga: BERITA POPULER Hari Ini, Cara Mengontrol Emosi hingga Menilik Kemegahan Masjid Al Musabbihin
Setelah kamu merasa lebih tenang dan bisa mengendalikan diri, kamu dianjurkan untuk langsung menyampaikan hal yang membuat dirimu marah.
Tetapi ingat, sampaikan dengan kata-kata yang bijak dan tidak menyakiti perasaan orang lain.
Tetapi jika kamu merasa sulit untuk menyampaikan rasa amarahmu kepada orang yang bersangkutan, kamu bisa memilih dengan bercerita kepada teman terdekat atau keluargamu.
6. Jangan menyimpan dendam
Setelah mengetahui penyebab kamu marah dan mengekspresikan dengan cara yang tepat, cobalah untuk melupakan hal yang membuat kamu marah.
Jangan pernah menyimpan dendam atau membiarkan emosi yang muncul berlarut-larut. Lepaskan seluruh beban pikiran dan amarah yang kamu rasakan.
Hal ini sangat ampuh membuat kamu suatu waktu tak meluapkan seluruh emosimu ketika merasa tersakiti lagi.
Baca juga: 7 Cara Mengontrol Emosi yang Terbukti Ampuh
7. Gunakan humor
Untuk meredakan amarah dan mengontrol emosi, kamu bisa menggunakan senjata humor.
Kamu bisa mencoba mencari humor-humor yang menarik di media sosial atau meminta orang di sekitarnya memberi lelucon yang menarik untukmu.
Tetapi jauhi humor yang bernada sarkas karena hanya akan memperburuk situasi. (cr19/tribun-medan.com)