Breaking News:

Niat Puasa

Niat Puasa Kafarat dan Tata Cara Berpuasa Kafarat

Puasa Kafarat ini termasuk dalam kategori puasa wajib. Umat Islam yang telah mencapai usia dewasa akan berdosa jika tidak melakukannya.

Penulis: Rizky Aisyah | Editor: Royandi Hutasoit
HO / Tribun Medan
Niat Puasa Kafarat dan Tata Cara Berpuasa Kafarat 

TRIBUN-MEDAN.com.MEDAN - Puasa Kafarat adalah puasa yang dilakukan ketika umat Islam melanggar aturan Islam. 

Puasa ini wajib bagi umat Islam yang melanggar aturan seperti penebusan dosa, sanksi atau denda.

Puasa ini termasuk dalam kategori puasa wajib. Dengan kata lain, umat Islam yang telah mencapai usia dewasa akan berdosa jika tidak melakukannya.

Dasar hukum puasa kifarat adalah surah Al Maidah ayat 89 yang berbunyi:

Allah tidak menghukum kamu disebabkan sumpah-sumpahmu yang tidak disengaja (untuk bersumpah), tetapi Dia menghukum kamu disebabkan sumpah-sumpah yang kamu sengaja, maka kafaratnya (denda pelanggaran sumpah) ialah memberi makan sepuluh orang miskin, yaitu dari makanan yang biasa kamu berikan kepada keluargamu, atau memberi mereka pakaian atau memerdekakan seorang hamba sahaya. Barangsiapa tidak mampu melakukannya, maka (kafaratnya) berpuasalah tiga hari. Itulah kafarat sumpah-sumpahmu apabila kamu bersumpah. Dan jagalah sumpahmu. Demikianlah Allah menerangkan hukum-hukum-Nya kepadamu agar kamu bersyukur (kepada-Nya).

Ada beberapa penyebab seseorang harus melakukan puasa kifarat dengan waktu puasa yang berbeda-beda. 

Puasa kifarat wajib dilakukan apabila seorang muslim melanggar aturan di bawah ini:

  • Berhubungan suami istri saat siang hari di bulan Ramadhan, maka wajib membayar puasa selama dua bulan berturut-turut.
  • Tidak dapat memenuhi nazar maka harus berpuasa selama tiga hari.
  • Membunuh secara tidak sengaja, maka harus membayar dengan puasa selama dua bulan berturut-turut.
  • Melakukan zihar, yakni apabila suami menyamakan istri dengan ibunya maka harus melakukan puasa selama dua bulan berturut-turut.
  • Mencukur rambut saat ihram, maka berpuasa selama tiga hari berturut-turut.
  • Apabila seseorang mengerjakan haji secara tamattu atau qiran, maka wajib mengerjakan puasa selama sepuluh hari.

Niat puasa Kafarat

Apabila kamu melanggar salah satu aturan di atas, maka wajib untukmu melaksanakan puasa kifarat.

Sama seperti puasa lain yang dilakukan umat muslim, puasa kifarat juga dilakukan sejak terbit fajar hingga matahari terbenam. 

Bagi kamu yang hendak melakukan puasa kifarat, dapat membaca niat di dalam hati. Namun, apabila ingin membaca niat puasa kifarat, kamu dapat membaca ini:

"NAWAITU SHAUMA GHADIN LIKIFARATI FARDLON LILLAHI TA'ALA"

Artinya, "Saya niat puasa esok untuk melaksanakan kafarat (sebut kafaratnya) fardhu karena Allah Ta'ala".

Tata Cara Puasa Kifarat

  • Membaca Niat. Langkah pertama ialah membaca niat.
  • Melakukan Sahur. Tidak berbeda dengan puasa Ramadhan dan sunnah lainnya, puasa kifarat ini juga dianjurkan untuk tetap makan sahur sebelum berpuasa.
  • Tahan Nafsu Diri.
  • Berbuka puasa.


(cr30/tribun-medan.com)
 
 
 

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved