Pedagang Bendera Menjamur

Pedagang Bendera Mulai Menjamur di Kota Medan Jelang Hari Kemerdekaan

Menjelang hari kemerdekaan Indonesia ke 77 tahun, pedagang bendera mulai menjamur di Kota Medan

Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/DIANA AULIA
Penjual bendera musiman di Jalan Bunga Raya, Asam Kumbang tengah menjajal barang dagangannya yaitu bendera merah putih dengan ukuran yang berbeda-beda, umbul-umbul, background, dan pernak-pernik yang identik dengan hari kemerdekaan, Senin (1/8/2022) 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 77 tahun, sejumlah pedagang bendera musiman mulai menjamur di Kota Medan, Senin (1/8/2022). 

Berdasarkan pantauan Tribun-medan.com, bendera merah putih beserta pernak-pernik lainnya telah berkibar di sepanjang Jalan Bunga Raya Asam Kumbang, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan.

Satu diantara penjual bendera musiman, Eka mengatakan bahwa sejak sehabis subuh dirinya dan sang suami telah bergegas untuk menjual bendera merah putih. 

Baca juga: Sambut HUT Ke-77 RI, Polsek Air Joman Bagikan 50 Bendera Merah Putih

"Habis subuh langsung berangkat dari rumah yang kebetulan agak jauh dari lokasi penjualan,"ujar Eka kepada Tribun Medan, Senin (1/8/2022). 

Dikatakannya, dia telah berjualan bendera musiman ini sejak 5 tahun silam, setiap menjelang perayaan HUT RI. 

"Setiap mau tujuhbelasan saya dan suami menjual bendera dan sudah mulai berjualan dari 3 hari yang lalu," ucapnya. 

Baca juga: Teganya Bupati Asahan, Bagi Bendera Gratis Dekat Penjual Bendera, Pedagang: Semoga Allah Beri Rezeki

Eka menjual berbagai jenis bendera, mulai dari bendera merah putih dengan ukuran yang berbeda-beda, umbul-umbul, background, dan pernak-pernik yang identik dengan hari kemerdekaan. 

Bendera-bendera tersebut ia datangkan langsung dari Kota Bandung dengan harga yang ditawarkan cukup bervariatif. 

"Kalau harga benderanya tergantung ukuran dan jenis kainnya ya, kalau satin itu mulai Rp 25 sampai Rp 100 perbuah, kalau kain yang lebih tebal lagi beda sepuluh ribu dari kain satin," ungkapnya.

Baca juga: Pemkab Asahan Ancam Jatuhi Sanksi Bagi Masyarakat yang Tidak Pasang Bendera Merah Putih

Sedangkan untuk jenis bendera background dibandrol Rp 250 ribu hingga Rp 350 ribu per lembarnya. 

Khusus harga bendera pernak-pernik mobil dan motor hanya di patok Rp 5.000 perbuah. 

Eka berharap pada penjualan bendera tahun ini akan lebih diminati dan laris dibandingkan penjualan tahun sebelumnya yang anjlok. 

"Harapan saya semoga tahun ini banyak yang membeli bendera saya, karena covid-19 sudah mulai reda dan aktivitas sudah mulai kembali lagi," Tutupnya. (cr10/Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved