Antisipasi PMI Non Prosedural, Imigrasi Medan Tunda Keberangkatan Ratusan WNI di Bandara Kualanamu

Penundaan keberangkatan dilakukan dalam hal pelaksanaan tugas dan fungsi keimigrasian khususnya dalam hal pemeriksaan keimigrasian

Editor: Ismail
Dok. Imigrasi Medan
Petugas Imigrasi pada Bidang Tempat Pemeriksaan Imigrasi di Bandara Internasional Kualanamu. 

TRUBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Selama periode 01-31 Juli 2022, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan telah menunda keberangkatan 239 calon penumpang WNI yang diduga sebagai Pekerja Migran Indonesia Non Prosedural.

Penundaan keberangkatan ini dilakukan oleh Petugas Imigrasi pada Bidang Tempat Pemeriksaan Imigrasi di Bandara Internasional Kualanamu.

Penundaan keberangkatan dilakukan dalam hal pelaksanaan tugas dan fungsi keimigrasian khususnya dalam hal pemeriksaan keimigrasian terhadap WNI yang akan berangkat keluar negeri.

Upaya pencegahan Pekerja Migran Indonesia (PMI) non prosedural ini sesuai dengan Surat Edaran Direktur Jenderal Imigrasi tentang Pencegahan TKI non prosedural yang ditetapkan tanggal 24 Februari 2017.

"Petugas Imigrasi melakukan pencegahan keberangkatan setelah melalui tahap pengenalan profil dan wawancara mendalam kepada calon penumpang yang diduga sebagai Pekerja Imigrasi Indonesia (PMI) non prosedural. Penundaan keberangkatan ini merupakan bentuk perlindungan WNI yang akan berangkat keluar negeri agar tidak menjadi korban perdagangan orang (human trafficking)," ujar Johanes Fanny Satria C.A. selaku Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan.

Selain itu Kakanimsus Medan, Johanes Fanny Satria menghimbau agar masyarakat mematuhi prosedur resmi untuk bekerja ke Luar negeri agar dapat terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan dikemudian hari. Keselamatan dari WNI sendiri tetap akan menjadi prioritas dari Petugas Imigrasi.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved