Maling Motor

DPO Maling Motor Ini Beraksi dengan Modus Pura-pura Bertamu, Gasak Kendaraan Warga Pakai Kunci Palsu

Komplotan maling motor yang merupakan daftar pencarian orang (DPO) polisi beraksi dengan cara pura-pura bertamu

Penulis: Anugrah Nasution | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/ANUGRAH NASUTION
Yl alias Acuk (30), warga Dusun II, Desa Pematang Kuala, Kecamatan Teluk Mengkudu diamankan Polres Serdang Bedagai usai kedapatan mencuri sepeda motor milik Sahroni pada Jumat (29/7/2022) kemarin. /Anugrah Nasution. 

TRIBUN-MEDAN.COM,SERGAI - Yl alias Acuk (30), warga Dusun II, Desa Pematang Kuala, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Sergai merupakan satu dari dua pelaku maling motor, yang beraksi dengan cara pura-pura bertamu.

Adapun Acuk beraksi maling motor dengan modus pura-pura bertamu bersama temannya D, yang kini buron.

D dan Acuk berbagi tugas, sebelum beraksi maling motor dengan cara pura-pura bertamu.

Menurut Wakapolres Sergai, Kompol Sofyan, DPO kasus pencurian ini mencuri kendaraan milik korbannya bernama Sahroni pada Jumat (29/7/2022) kemarin. 

Baca juga: Sopir Mobil Nyambi Jadi Maling Motor, Beraksi saat Korbannya Tidur Pulas

"Modus pelaku ini pura-pura bertamu dengan mengamati situasi sekitar. Jika dianggapnya sudah aman, langsung melakukan pencurian dengan menggunakan kunci palsu. Pelaku dua orang, sementara yang satu lainya masih buron," ujar Kompol Sofyan, Selasa (2/8/2022). 

Sofyan menyatakan, kedua pelaku sudah sering melakukan aksi pencurian kendaraan bermotor di beberapa lokasi. 

Kedua pelaku tambahnya merupakan DPO kasus pencurian yang sudah lebih dari dua kali dilaporkan oleh orang yang berbeda ke Polres Sergai

Dari tangan pelaku polisi menyita BPKB kendaraan, juga kunci T dan satu sepeda motor yang dicuri pelaku. 

Baca juga: Pelaku Maling Motor Gagal Beraksi, Bonyok Diamuk Warga Helvetia

"Barang bukti yang berhasil diamankan berupa BPKB dan STNK, sedangkan kunci T dan sepeda motor sedang dalam pencairan. Untuk sementara terhadap pelaku diketahui sudah lebih 2 Laporan Polisi," ujarnya. 

Penangkapan pelaku ujar Sofyan dilakukan atas adanya laporan korban Sahroni (57) warga Dusun III Desa Nagur Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai.

Saat itu sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi BK 5937 MV hilang saat terparkir di depan rumah kerabatnya. 

"Jadi saat itu kedua pelaku mengambil sepeda motor milik korban. Dan pada hari itu ada yang melihat pelaku berada disana dan mengenal si Acuk," sebut dia. 

Baca juga: Maling Motor Ini Gasak Kendaraan Warga saat Pemilnya Lengah

Atas laporan korban, polisi kemudian menangkap Acuk saat berada di rumahnya. Kepada polisi, pelaku mengakui perbuatannya. 

Atas perbuatannya pelaku, dijerat Pasal 363 KHUP ayat (1), ke 3e, 4e, dan 5e dengan ancaman hukuman 7 tahun. 

"Pelaku dijerat pasal pencurian dengan pemberatan dengan hukuman maksimal 7 tahun penjara," tutup Sofyan. 

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved