Breaking News:

Sumut Terkini

JALAN Alternatif Medan-Berastagi Sepanjang 12,67 Km Disetujui Menteri LHK, Ini Kata Gubernur Edy

Jalan Alternatif Medan-Berastagi Sepanjang 12,67 Kilometer Akhirnya Disetujui Menteri LHK. Jalan alternatif diyakini dapat mengurai kemacetan

ISTIMEWA
JALAN ALTERNATIF MEDAN-BERASTAGI - Personil Ops Ketupat Toba 2022 Polres Tanah Karo tetap melaksanakan pengamanan antisipasi kemacetan di Jalur Wisata Berastagi pada H+6 Lebaran, Sabtu (07/05/2022). Jalan Alternatif Medan-Berastagi Sepanjang 12,67 Kilometer yang bakal menggunakan kawasan hutan Taman Hutan Raya Bukit Barisan akhirnya disetujui Menteri LHK 

Kabar Gembira, Jalan Alternatif Medan-Berastagi Sepanjang 12,67 Kilometer Akhirnya Disetujui Menteri LHK

TRIBUN-MEDAN.COM, JAKARTA – Jalan Alternatif Medan-Berastagi Sepanjang 12,67 Kilometer yang bakal menggunakan kawasan hutan Taman Hutan Raya Bukit Barisan akhirnya disetujui.

Jalan alternatif Medan-Berastagi diyakini dapat mengurai kemacetan yang selama ini terjadi.

Baca juga: ARUS Lalulintas dari Berastagi Menuju Medan Macet Total, Pengendara : Berastagi- Sibolangit  3 Jam

Gubernur Sumatara Utara, Edy Rahmayadi mengatakan jalan alternatif Medan-Berastagi merupakan bagian dari Rencana Strategis Provinsi Sumut.

Edy Rahmayadi menuturkan bahwa Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya menyetujui penggunaan kawasan hutan untuk pembangunan jalan alternatif Medan-Berastagi.

TONTON VIDEO MENARIK LAINNYA

“Pada prinsipnya Bu Menteri LHK mendukung dan menyetujui serta akan mempercepat proses perizinan penggunaan kawasan hutan Taman Hutan Raya Bukit Barisan untuk jalan alternatif Medan – Berastagi, karena dimungkinkan sesuai dengan Peraturan Perundangan yang berlaku yang pada saat ini, permohonannya sedang diproses di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan,” kata Edy Rahmayadi usai bertemu Menteri LHK di Gedung Manggala Wanabakti Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia, Jakarta, Selasa (2/8/2022).

Baca juga: Lalulintas di Seputar Berastagi Padat Merayap Hingga Ke Jalan Alternatif

Edy mengatakan, pembangunan jalan sepanjang kurang lebih 12,67 km tersebut merupakan bagian dari Rencana Strategis Provinsi Sumut.

Anggaran pembangunan jalur alternatif tersebut juga sudah dilokasikan dalam skema multiyears pada APBD Provinsi Sumut.

“Semoga dengan pembangunan jalan alternatif ini masyarakat bisa tertolong, seperti yang kita tahu, arah Medan - Berastagi itu selalu macet kalau Sabtu - Minggu, tentu ini menghambat perekonomian kita,” ucap Edy.

Selain membahas penggunaan kawasan hutan untuk jalan alternatif tersebut, Edy juga menyampaikan permohonan kepada LHK untuk mendukung percepatan pelaksanaan Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) di Provinsi Sumut.

Hingga saat ini, kata dia, baru 14 kabupaten yang sudah memperoleh persetujuan. Untuk itu, saat ini Kementerian LHK terus melakukan proses verifikasi di wilayah Provinsi Sumut.

Mengenai perhutanan sosial, Edy meminta Kementerian LHK mempercepat proses perizinan perhutanan sosial yang berasal dari areal yang telah memiliki Naskah Kerja Sama Kemitraan antara Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) dan Kelompok Tani Hutan yang masih banyak di Provinsi Sumut. Hal itu sejalan dengan program Pemprov yang berkolaborasi dengan sektor perkebunan dan pariwisata.

Ia juga meminta dukungan dari KLHK untuk bersinergi dalam menjaga kawasan hutan di Provinsi Sumut, khususnya jalan di sekitar kawasan hutan Kabupaten Pakpak Bharat hingga ke perbatasan Provinsi Aceh.

"Kawasan hutan di wilayah tersebut memiliki potensi sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan di Provinsi Sumut seperti kapur barus dan kemenyan," katanya.

Mantan Pangkostrad itu juga menyampaikan kepada Menteri LHK agar proses hibah Gedung Kehutanan eks Kantor Wilayah Departemen Kehutanan dapat dilaksanakan untuk mendukung kinerja Dinas Kehutanan Provinsi Sumut.

“Untuk itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara akan menyiapkan lahan untuk mekanisme tukar guling terhadap Gedung Kehutanan eks Kantor Wilayah Departemen Kehutanan,” ucap Edy.


(cr14/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved