Mafia Kota Binjai

Setelah Jadi Mafia Pupuk, Pho Sie Dong Kini Jadi Pemodal Peredaran Sabu di Kota Binjai

Pho Sie Dong, raja bisnis ilegal Kota Binjai ternyata kini jadi pemodal peredaran sabu. Pho Sie Dong ditangkap setelah polisi lakukan pengembangan

Editor: Array A Argus
HO
Pho Sie Dong mafia pengoplos pupuk dan raja bisnis ilegal di Kota Binjai jadi pemodal sabu 

TRIBUN-MEDAN.COM,BINJAI- Pho Sie Dong, raja bisnis ilegal di Kota Binjai yang sempat dikenal masyarakat sebagai mafia pengoplos pupuk bersubsidi ternyata kini jadi pemodal peredaran sabu.

Karena terlibat kasus sabu dan jadi pemodal, Pho Sie Dong kemudian diseret ke meja hijau.

Pho Sie Dong kini diadili di PN Binjai, karena terlibat peredaran sabu, dan menjadi pemodal untuk temannya bernama Abdul Gunawan.

Pho Sie Dong tujuh kali pasok sabu

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Binjai, Benny mengatakan bahwa Pho Sie Dong didakwa atas keterlibatannya dalam peredaran sabu di Kota Binjai.

Dia diadili pada Kamis (28/7/2022) kemarin di PN Binjai.

Dalam dakwaan JPU disebutkan, bahwa Pho Sie Dong ditangkap berdasarkan pengembangan Abdul Gunawan dan Riki Hamdani.

Disebutkan bahwa, sebelum menangkap Pho Sie Dong, petugas Sat Res Narkoba Polres Binjai menyamar memesan sabu pada Abdul Gunawan.

Baca juga: Sering Dipukul Suami, Pasurti Muda Kembali Rujuk di Rumah Restorative Justice Kejari Binjai

Polisi memesan sabu seharga Rp 100 ribu.

Saat polisi datang memesan sabu, ternyata Riki Hamdani datang menawarkan ganja pada polisi.

Begitu melihat ada barang bukti, polisi langsung menangkap Abdul Gunawan dan Riki Hamdani.

Dari pengembangan, diketahui bahwa sabu yang ada pada Abdul Gunawan merupakan milik Pho Sie Dong.

"Cara kerja terdakwa Abdul dengan Pho Sie Dong adalah habis dulu menjual sabu yang diambil, lalu disetorkan. Artinya, terdakwa Abdul ambil sabu tanpa modal, kemudian dijualkannya," kata JPU Benny, Senin (1/8/2022).

Baca juga: Diduga Jadi Bandar Sabu, Oknum Polisi Polres Langkat Divonis Sangat Ringan Oleh Hakim PN Binjai

Ketika sabu dari Pho Sie Dong laku, barulah Abdul Gunawan menyetorkan uangnya pada mafia pengoplos pupuk subsidi tersebut.

"Setelah sabu ini habis terjual, terdakwa Abdul menyetor hasil penjualan kepada Pho Sie Dong. Karenanya Pho Sie Dong diamanakan polisi berdasarkan hasil pengembangan," ujar Benny. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved