Kontroversi Tewasnya Brigadir Yosua

'Seolah-olah Kita Bodoh, Nembak Saja Belum Lurus', Jawaban Kamaruddin Soal Bharda E Disebut Sniper

Kuasa hukum Bharada E Andreas Nahot Silitonga tetap bersikeras bahwa kliennya personel polisi jago tembak. 

YouTube Refly Harun
Kamaruddin Simanjuntak, kuasa hukum keluarga Brigadir J. Kamaruddin menaggapi tentang pernyataan Bharada E jago nembak. 

TRIBUN-MEDAN.com - Kuasa hukum Bharada E Andreas Nahot Silitonga tetap bersikeras bahwa kliennya personel polisi jago tembak

Namun semua itu dipatahkan oleh kuasa hukum Brigadir J Kamaruddin Simanjuntak.

Diketahui, Andreas Nahot Silitonga yakin kliennya jago menembak dan akan membuktikannya dalam persidangan.  

Andreas Nahot Silitonga masih berani mengklaim jika polisi bernama Richard Eliezer Pudihang Lumiu itu jago menembak.

Bharada E juga disebut menjalani latihan menembak dengan intensitas yang bisa dikatakan sering, yakni dua kali dalam sebulan.

"Memang dia sopir tapi akan kita buktikan dia sopir dan anggota Brimob yang sudah tiga tahun, sejak tahun 2019," kata dia dilansir dari program Dua Sisi tvOneNews, Kamis (4/8/2022).

Dia mengklaim bahwa Bharada E bukanlah sopir biasa.

"Memang disampaikan dia sopir, dia ditugaskan sebagai sopir dan diseleksi sebagai sopir bersama enam orang lainnya, yang lulus dua orang, cuman dia itu bukan sekedar sopir dia adalah anggota Brimob," kata Andreas.

Sosok Andreas Nahot Silitonga kuasa hukum Bharada E
Sosok Andreas Nahot Silitonga kuasa hukum Bharada E (tribunnews.com)

Dia juga menegaskan bahwa Bharada E rutin latihan menembak.

"(Bharada E) dalam satu bulan ada dua kali latihan tembak, dalam waktu 12 bulan saja sudah ada berapa kali tembak? Saya tidak mau sesumbar," katanya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved