Kasus Covid 19

Kasus Covid-19 di Kabupaten Toba Diklaim Terus Naik Jumlahnya

Pemkab Toba mengklaim kasus Covid-19 makin bertambah. Tapi tidak ada detail pastinya

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Array A Argus
epa
Sejumlah petugas Palang Merah Indonesia menyemprotkan cairan disinfektan ke sejumlah sekolah di Jakarta, pada Senin (16/03). 

TRIBUN-MEDAN.COM,TOBA - Pemkab Toba mengklaim bahwa kasus Covid-19 di wilayahnya naik lagi.

Hingga Minggu, (7/8/2022), jumlah Covid-19 di Kabupaten Toba disebut ada 12 kasus.

Namun, Pemkab Toba tidak mendetail, 12 kasus itu dimana saja.

Apakah 12 kasus itu gejalanya ringan atau berat, tidak ada penjelasan.

Begitu juga dengan usia yang diklaim terpapar Covid-19, tidak ada data pasti.

Baca juga: Setiap Hari Bertambah Puluhan Pasien Covid-19, Kota Medan Masih Terapkan PTM 100 Persen di Sekolah

Plt Kadis Kominfo Pemkab Toba, Toba Sesmon Butarbutar cuma bilang bahwa pihaknya terus mendorong masyarakat Toba untuk melaksanakan vaksinasi. 

Hingga Kamis (4/8/2022) kemarin, cakupan vaksinasi dosis primer (pertama dan kedua) diklaim sudah di atas 75 persen.

Sementara, cakupan vaksinasi pada dosis lanjutan (booster) masih berada di angka 50 persen, tepatnya 50,28 persen.

Sesmon mengatakan, ada enam kategori penerima vaksin; SDM Kesehatan, lansia, petugas publik, masyarakat umum, remaja dan anak-anak.

Baca juga: Minimalisir Kasus Covid-19, Bobby Minta Seluruh Kegiatan Pemko Medan Wajib Sediakan Tempat Vaksinasi

"Penerima vaksin bagi SDM Kesehatan, vaksin dosis primer dan lanjutan sudah berada di atas 90 persen," terangnya.

"Untuk lansia, vaksin dosis primer sudah berada di atas 75 persen. Sementara, dosis booster berada di angka 52,39 persen. Bagi petugas publik, vaksin dosis primer dan booster sudah berada di atas 90 persen," sambungnya.

Selanjutnya, ia menjelaskan cakupan vaksinasi bagi petugas publik dan masyarakat umum.

"Bagi petugas publik, penerima dosis primer dan booster sudah berada di atas 90 persen. Sementara bagi masyarakat umum, dosis primer dan booster masih berada di bawah 75 persen," tuturnya.

Baca juga: KORUPSI Dana Covid-19, Kepala BPBD Samosir Minta Dibebaskan setelah Dituntut 7 Tahun Bui: Demi Tuhan

Bagi remaja, cakupan dosis primer sudah berada di atas 90 persen.

Sementara dosis booster masih berada di bawah 10 persen.

"Bagi anak-anak, cakupan vaksin dosis primer sudah berada di atas 90 persen. Sementara dosis booster belum ada," terangnya.(cr3/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved