Berita Samosir

Setelah Hutan Pinus Tele & Lereng Pusuk Buhit, Kini Karhutla Terjadi di Desa Janji Martahan Samosir

Menurut seorang warga sekitar yang juga anggota Gajahmada Pomdam 1/BB Baktiar Pasaribu (45) menjelaskan, lahan yang terbakar sekitar 5 hektar.

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Royandi Hutasoit
TRIBUN MEDAN/ IST
Suasana karhutla yang terjadi di Desa Janji Martahan, Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir, Senin (8/8/2022). 

TRIBUN-MEDAN.com, SAMOSIR - Setelah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Hutan Pinus Tele dan Lereng Pusuk Buhit, kini karhutla terjadi di Desa Janji Martahan, Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir, Senin (8/8/2022).

Menurut seorang warga sekitar yang juga anggota Gajahmada Pomdam 1/BB Baktiar Pasaribu (45) menjelaskan, lahan yang terbakar sekitar 5 hektar.

Hingga saat ini, pihaknya masih berupaya padamkan api tersebut. Kejadian tersebut ternyata mengganggu aktivitas belajar di SMA Negeri 1 Harian karena lokasi kebakaran berada di samping areal sekolah tersebut.

Karhutla tersebut baru saja terjadi sekitar 2 jam lalu dan saat ini pihaknya masih tengah berupata padamkan api.

"Kurang lebih 5 hektar yang berada di Desa Janji Martahan, Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir. Ini baru terjadi siang ini. Sekitar 2 jam lalu," ujar Baktiar Pasaribu (45), Senin (8/8/2022).

"Apinya belum padam sampai detik ini," ujarnya.

Ia menjelaskan, masyarakat sekitar bersama dengan pihak kepolisian dan pemerintah daerah serta para guru ikut serta dalam proses pemadaman api tersebut.

Hingga saat ini, hanya 2 unit pemadam kebakaran (damkar) yang diturunkan Pemkab Samosir dalam pemandaman api tersebut.

Ia menjelaskan, angin kencang terjadi di lokasi kebakaran yang mengakibatkan api sulit dipadamkan.

Kini pihaknya terus berupaya padamkan api agar jangan merambat hingga ke gedung sekolah SMA Negeri Harian.

"Semua berupaya untuk memadamkan kobaran api yang hampir kena ke gedung laboratorium dan ruang guru," sambungnya. "Angin kencang," pungkasnya.

(cr3/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved