Cacar Monyet
Soal Kasus Cacar Monyet, Mungkinkah Masuk Sumut? Begini Penjelasan Dokter Spesialis Penyakit Dalam
Dokter Spesialis Penyakit Dalam Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik, Lenni Evalena Sihotang menjelaskan soal kemungkinan penyebaran cacar monyet
TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN – Dokter Spesialis Penyakit Dalam Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik, Lenni Evalena Sihotang mengatakan Indonesia saat ini masih zero kasus cacar monyet atau monkeypox.
Meski begitu, masyarakat tetap perlu mengetahui seluk beluk mengenai penyakit cacat monyet tersebut dan berupaya mencegahnya, agar tidak masuk ke negeri ini.
Hal ini disampaikan Lenni saat menjadi pemateri dalam workshop cacar monyet di Kantor DWP Sumut, Jalan Teuku Cik Ditiro, Medan, Senin (8/802022).
Baca juga: WHO Tetapkan Cacar Monyet Darurat Kesehatan Global, Ini Gejala dan Penularannya
Lenni menyampaikan, saat ini kasus cacar monyet atau monkeypox sudah terdapat di beberapa negara. Negara tetangga Indonesia, Singapura telah melaporkan temuan kasus cacar monyet tersebut.
“Dari Kemenkes, penyakit ini belum ada di Indonesia, kemarin ada di Jawa Tengah suspek cacar monyet, tapi sekarang dipastikan suspek tersebut negatif cacar monyet, jadi belum ada satu kasus pun, tapi di Singapura sudah ada kasus, kita harus mewaspadai sehingga kita bisa mencegah, mudah-mudahan tidak masuk ke Indonesia apalagi ke Sumut,” katanya.
Lenni menjelaskan, cacar monyet merupakan penyakit virus zoonosis atau penularan dari hewan ke manusia.
Baca juga: Ketahui Apa itu Cacar Monyet, Gejala Monkeypox, Waspadai Penularan dan Penyebarannya
Penyakit ini juga dapat menular dari manusia ke manusia melalui pernafasan atau kontak fisik.
"Adapun pencegahannya yaitu dengan sering mencuci tangan dan menghindari menyentuh barang yang digunakan orang yang terinfeksi. Hindari pula melakukan kontak fisik dengan orang yang diduga terkena cacar monyet," tuturnya.
Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sumatera Utara (Sumut) Nawal Lubis mengatakan meskipun belum masuk ke Indonesia maupun Sumut, penyakit Cacar Monyet masih perlu diketahui masyarakat.
Baca juga: ANTISIPASI Virus Cacar Monyet, RS Columbia Edukasi Dokter dan Perawat untuk Penanganan
“Cacar moyet belum ada di Indonesia, apalagi di Sumut, tapi kita perlu mengetahui seluk beluknya, sehingga bisa kita cegah, kita lebih baik mencegah daripada mengobati,” kata Nawal.(cr14/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/penyakit-cacar-monyet-ditemukan-di-singapura.jpg)