Dampak Perang, Harga Mi Instan Bakal Naik Tiga Kali Lipat

Ia memprediksi bahwa nilai kenaikannya bakal terasa signifikan dari yang terjadi saat ini.

Penulis: Diana Aulia | Editor: Eti Wahyuni
Ist
ilustrasi 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengungkapkan bahwa akan ada dampak besar dari perang antara Rusia dan Ukraina. Salah satu dampaknya adalah akan adanya kenaikan harga mi instan.

Ia memprediksi bahwa nilai kenaikannya bakal terasa signifikan dari yang terjadi saat ini. Bahkan dikatakan bahwa nilainya bisa mencapai tiga kali lipat dari harga saat ini.

Tribun Medan mencoba memantau di Alfamidi, Alfamart, dan Indomaret di Kota Medan. Menurut pantauan, hingga saat ini belum terlihat adanya kenaikan harga.

Ada pun untuk harga Mie Sedaap masih dibanderol Rp 2.510 sampai Rp 3.050 per bungkus. Lalu, ada Indomie yang dibanderol sebesar Rp 2.890 per bungkus.

Baca juga: Kini Penghasilannya Miliaran, Kehidupan Artis Dulu Saking Miskinnya Makan Mi Instan Bagi 5

Menanggapi hal ini, para anak kosan yang identik dengan pecinta mie instan merasakan kekhawatiran akan naiknya harga tersebut. Seperti seorang mahasiswa di salah satu universitas Kota Medan, ia mengatakan saat ini gundah terkait informasi terkait harga mi instan yang akan naik tiga kali lipat tersebut.

Oleh karena itu, ia pun menyetok dan memburu mi instan melalui promo-promo di berbagai marketplace.
Revasyah, satu diantara pegawai di ritel Indomaret yang berada di Jalan Tengku Amir Hamzah Medan mengatakan, harga mi instan hingga saat ini belum mengalami perubahan.

"Masih segitu aja sih harganya, masih Rp 3.000 ke atas," ujarnya kepada Tribun Medan, Selasa (9/8).

Dikatakannya, isu tentang kenaikan harga mi instan tidak membuat masyarakat berbondong-bondong membeli mi instan dalam jumlah yang besar. "Tidak ada yang membeli banyak seperti itu, masih normal-normal saja," ucapnya.

Namun, dia mengungkapkan, harga mi instan pernah mengalami kenaikan harga pada beberapa bulan yang lalu.

"Beberapa bulan yang lalu harganya masih sekitar Rp 2.600, tapi sekarang sudah Rp 3.000 ke atas," katanya.
Saat ini harga mi instan dari berbagai merek produk Indonesia masih dibandrol Rp 3.000 hingga Rp 7.000 per bungkus.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved