Polres Madina

Pengedar dan Kurir Ganja 15,5 Kg Ditangkap, Pemiliknya Tengah Dalam Pengejaran

Satres Narkoba Polres Madina menangkap dua pemuda. Keduanya ditangkap karena menjadi pengedar dan kurir narkotika jenis ganja kering.

Istimewa
Kapolres Madina AKBP Reza Chairul Akbar saat memaparkan kasus narkotika jenis ganja kering seberat 15,5 Kg di pelataran Mako Polres Madina, Selasa (9/8/2022) 

Pengedar dan Kurir Ganja 15,5 Kg Ditangkap, Pemiliknya Tengah Dalam Pengejaran

TRIBUN-MEDAN.com, MADINA - Satres Narkoba Polres Madina menangkap dua pemuda. Keduanya ditangkap karena menjadi pengedar dan kurir narkotika jenis ganja kering.

Kapolres Madina AKBP HM Reza Chairul Akbar melalui Kasat Narkoba AKP Irwan mengatakan kedua pria yang diamankan tersebut masing-masing S (35) sebagai seorang pengedar dengan barang bukti 1Kg ganja kering siap edar. "S ditangkap berdasarkan laporan A/73/VIII/2022/SPKT-Satresnarkoba/Polres Madina/Polda Sumut/Tanggal 01 Agustus 2022. Tempat kejadian perkara di Desa Hutabargot Lombang Kecamatan Hutabargot," kata pria dengan balok tiga dipundaknya ini, Selasa (9/8/2022).

Sedangkan satu orang lagi tersangka berstatus kurir diketahui berinisial RS (25) warga Kelurahan Kotasiantar, Kecamatan Panyabungan. "Yang bersangkutan (RS) mengirimkan ganja kering di dalam kardus dibalut goni dan selimut dengan berat 14,5 Kg," ujarnya.

Orang nomor satu di Satres Narkoba Polres Madina ini mengaku RS ditangkap berdasarkan surat bernomor A/74/VIII/2022/SPKT-Satresnarkoba/Polres Madina/Polda Sumut/Tanggal 02 Agustus 2022. Tempat kejadian perkara di jasa pengiriman paket Indah Carg, Kelurahan Dalan Lidang, Kecamatan Panyabungan.

"Jadi mereka berdua kita amankan berdasarkan dua laporan. Dan dari keduanya kita mengamankan ganja kering sebagai barang bukti seberat 15,5 Kg," ungkapnya.

Dikatakan AKP Irwan, RS diamankan di Desa Darussalam, Kecamatan Panyabungan pada Selasa (2/8/2022) sekitar pukul 23.00 WIB. Di mana Satres Narkoba sebelumnya melakukan pengamanan di rumah tersangka di Kotasiantar, namun tersangka RS melarikan diri dari pintu dapur.

"Kita berhasil mengamankan RS dan bertanya kepadanya ganja tersebut milik siapa," katanya.

Kepada petugas, RS mengaku ganja 14,5 Kg itu milik pria berinisial DOL warga simpang Jalan Durian, Kelurahan Sipolu-polu. "DOL saat ini masih dalam pengejaran Polisi," akunya.

Sementara itu, Kapolres Madina AKBP H M Reza Chairul Akbar mengaku ini merupakan pengungkapan Narkoba yang lumayan besar. "Ganja dengan berat 14,5 Kg ini hendaklah dikirim ke Provinsi Bali melalui jasa pengiriman Indah Cargo," jelasnya.

Untuk tersangka DOL, Kapolres memerintahkan Satresnakoba untuk serius melalukan mencari pelaku yang diduga saat ini melarikan diri.

"Kedua tersangka ungkap kasus narkoba hari ini merupakan residivis narkoba juga. Tadi, saya sudah perintahkan Kasat Narkoba untuk mengejar terduga pemilik ganja ini, dan menekankan agar pemberantasan narkoba di Madina terus dilakukan dengan tujuan agar masyarakat maupun yang terlibat dalam pemakaian, penjualan narkoba segera sadar," tegasnya.

(akb/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved