Demo Tunggal

Politisi Golkar Bilang Polda Sumut Biarkan Narkoba Tumbuh Subur di Sumatera Utara

Zainuddin Purba, politisi Golkar menuding Polda Sumut biarkan narkoba tumbuh subur di Sumatera Utara

Penulis: Fredy Santoso | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/FREDY SANTOSO
Anggota DPRD Sumut, Zainuddin Purba saat berunjukrasa di depan pintu masuk Polda Sumut, Jumat (13/8/2022). Ia mengkritik kinerja Polda Sumut yang diduga membiarkan maraknya peredaran narkoba di Langkat, Binjai dan Deliserdang. 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Anggota DPRD Sumut yang juga politisi Golkar, Zainuddin Purba menuding Polda Sumut biarkan narkoba tumbuh subur di Sumatera Utara.

Ada dugaan kongkalikong antara oknum polisi dengan bandar narkoba di Sumatera Utara.

Menurut Zainuddin Purba, penggerebekan yang dilakukan selama ini terkesan cuma sandiwara.

Pasalnya, saat penggerebekan, lokasi yang didatangi kosong, dan penangkapan tak membuahkan hasil. 

"Sejauh ini ada tindakan, tapi drama. Karena dilakukan penggerebekan, tapi lokasi sudah kosong. Ketika pulang aparat, masuk lagi mereka. Kan drama busuk itu," kata Anggota DPRD Sumut asal partai Golkar Zainuddin Purba, Jumat (12/8/2022).

Zainuddin menyebut demo tunggal ini bentuk protes ke Kapolda Sumut Irjen RZ Panca Putra Simanjuntak soal maraknya dugaan peredaran narkoba di Binjai, Langkat dan Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang.

Ia menyebut sudah lima kali menyurati Kapolda Sumut soal maraknya narkoba, tapi ia merasa tindakan itu dilakukan tidak maksimal.

Bahkan, hingga hari ini ia merinci ada delapan lokasi barak narkoba dan tempat mengkonsumsi di wilayah tersebut.

Selain itu peredaran narkoba disebutnya di beberapa diskotek Sky Garden, Kafe Duku Indah dan Champions.

Zainuddin pun mempertanyakan ketidakhadiran pihak Polda Sumut saat diundang rapat dengar pendapat. Ia menyebut sudah lima mengundang namun tak hadir.

Soal maraknya peredaran narkoba di wilayah yang ia sebutkan itu didapat dari keterangan warga sekitar yang bekerja di tempat tersebut.

Berdasarkan informasi yang ia dapat peredaran narkoba di barak mencapai 2 kilogram per hari.

Tak cuma itu, di barak yang disebut Zainuddin juga terdapat mesin judi.

Ia pun berjanji akan kembali ke Polda Sumut jika protes yang disampaikan tak juga ditindaklanjuti.

"Rabu akan saya berikan surat kembali dan saya akan melakukan aksi di sini. Apabila tidak direspon saya akan unjuk rasa di Mabes Polri untuk menyampaikan ke Kapolri,"ucapnya.(Cr25/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved