Lakalantas Maut di Taput

4 KORBAN Tewas Keluarga Sagala Tiba di Rumah Duka, Kepala Desa: Salah Satunya Bapak Kandung Saya

4 jenazah korban lakalantas maut di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Sipoholon, Kecamatan Sipoholon, Tapanuli Utara, telah sampai di rumah duka.

TRIBUN MEDAN/ALVI SUWITRA
4 korban kecelakaan di Taput, keluarga Sagala tiba di rumah duka di Desa Parbuluan 5 Kabupaten Dairi, Minggu (14/8/2022). 

Sementara itu, korban luka parah adalah

  1. Frinandus Nainggolan (35)

Diketahui kelima penumpang mobil innova ini merupakan warga Desa Parbuluan Lima Kecamatan Parbuluan Kabupaten Dairi.

Berikut Update Lakalantas Maut yang Tewaskan Keluarga Sagala

Keluarga Sagala Tabur Bunga di Lokasi Kecelakaan, Berdoa Jangan Ada Korban Berikutnya

Keluarga Sagala, yang empat anggota keluarganya tewas akibat kecelakaan yang di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Sipoholon, Kecamatan Sipoholon, Tapanuli Utara menggelar tabur bunga di lokasi kejadian.

Dalam video berdurasi 5 menit itu, tampak suasana kejadian yang berada di pinggir jurang dan dikelilingi hutan tampak gelap gulita.

Pihak keluarga melakukan tradisi tabur bunga untuk berdoa dan meninggalkan pesan agar tidak ada kejadian serupa.

"Cukuplah sampai disini kejadian tragis itu. Jangan ada lagi korban berikutnya," begitu lah kira-kira doa dari pria dalam video menggunakan bahasa Pakpak.

Para keluarga pun kemudian melempar bunga ke dalam jurang tempat kejadian yang diperkirakan sedalam 100 meter.

Sebelumnya, Informasi yang diperoleh oleh Tribun Medan, kecelakaan itu terjadi sekira pukul 18.30 WIB.

Saat itu, mobil naas tersebut membawa lima orang penumpang termasuk sopir.

Mobil itu berjalan dari arah Tarutung menuju arah ke Medan.

Namun, saat tiba di lokasi mobil tersebut mengalami kecelakaan masuk ke dalam jurang.

Infromasi yang dihimpun sementara, menyebutkan mobil yang memboyong lima penumpang itu dikemudikan oleh Bonari Sagala (BS).

Para penumpang sedang dalam perjalanan dari Sibolga menuju Dairi lantaran baru saja menghadiri pesta.

Namun nahas, dalam perjalanan pulang tersebut, kondisi jalanan licin lantaran tumpahan minyak di badan jalan.

Mobil yang dikemudikan BS hilang kendali saat menikung hingga masuk ke jurang dengan kedalaman 100 meter.

(cr7/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved