Breaking News:

Pemkab Dairi

Pemkab Dairi Jadikan Produk Tenun Sebagai Souvenir, Ini Harapan Ketua Dekranasda Ny Romy Mariani

Kegiatan tersebut juga menghadirkan desainer sebagai narasumber Merdi Sihombing serta pendamping Serli Napitupulu, dari LKP Tabitha, dan Eli Damanik

Penulis: Alvi Syahrin Najib Suwitra | Editor: Satia
TRIBUN MEDAN/ALVI
Pemerintah Kabupaten Dairi melalui Dinas Perindustrian Perdagangan, Koperasi dan UMKM menyelenggarakan pelatihan pengembangan dan diversifikasi tenun, di Balai Latihan Kerja (BLK) Sitinjo, Sabtu (13/08/2022). 

TRIBUN-MEDAN.COM,SITINJO - Pemerintah Kabupaten Dairi melalui Dinas Perindustrian Perdagangan, Koperasi dan UMKM menyelenggarakan pelatihan pengembangan dan diversifikasi tenun, di Balai Latihan Kerja (BLK) Sitinjo, Sabtu (13/08/2022).

Pelatihan kali ini lebih menitik beratkan pada pengembangan kain ulos menjadi produk souvernir yang nantinya dapat dimanfaatkan sebagai bentuk dukungan pengembangan pariwisata Kabupaten Dairi.

Kegiatan ini dibuka oleh Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu yang diwaikili oleh kepala Dinas Perindagkop UMKM Iwan Taruna Berutu dan Ketua Dekranasda Romy Mariani Eddy Berutu.

Kegiatan tersebut juga menghadirkan desainer sebagai narasumber Merdi Sihombing serta pendamping Serli Napitupulu, dari LKP Tabitha, dan Eli Damanik dari LKP Bina Ayu.

Dalam arahannya, Iwan Taruna Berutu mengatakan, bahwa pemerintah senantiasa berupaya tenun yang dihasilkan tidak hanya lestari namun juga mampu mensejahterakan petenun dan meregenerasi tenun pada generasi berikutnya yang produk turunannya dapat menghasilkan produk ecofashion dan souvenir.

"Pelatihan ini harus kita manfaatkan untuk menambah ilmu serta pengetahuan kita dari desainer yang sudah kita hadirkan. Kami berharap semua peserta aktif dalam mengikuti pelatihan, agar apa yang kita lakukan tidak hanya seremonial saja tapi dapat menghasilkan juga secara ekonomi," ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Dekranasda Romy Mariani Eddy Berutu menyampaikan diversifikasi kain tenun bisa dilakukan dengan berbagai cara yakni pengembangan motif ulos itu sendiri, dan melalui pengembangan ulos menjadi produk fashion yang ramah lingkungan.

Namun ada yang luput dari perhatian pemanfaatan limbah kain menjadi produk souvenir namun bisa menghasilkan secara ekonomi.

"Produk fashion berbahan ulos tentu akan menghasilkan limbah, dan memanfaatkan limbah tersebut menjadi  souvenir yang menghasilkan belum berkembang. Itulah kami dari Dekranasda meminta pada pemkab untuk membuat pelatihan seperti ini," ujarnya.

Ny.Romy kembali menjelaskan bahwa Dekranasda juga memperkenalkan tenun ulos melalui berbagai pameran sebagai upaya pelestarian, sebagai contoh pameran inacraft di Jakarta beberapa waktu lalu.

"Kita ikuti pameran inacraft pertama kalo di Jakarta yang pertama kali kita ikuti dari hasil, bahkan penjualan selama pameran berdasarkan laporan dari Dekaransda Provsu adalah yang tertinggi. Jadi, dari pelatihan kita inipun harus mampu menghasilkan produk baru, yang kita harapkan dapat mendukung pariwisata kita ke depan," pungkasnya.

Sementara itu, Merdi Sihombing mengatakan, kain bekas pengguntingan atau limbah kain yang akrab disebut dengan perca, bila dimanfaatkan dengan baik akan mampu menjadi produk baru yang ekonomis.

"Kabupaten Dairi ini kaya akan budaya dan segala pernak-perniknya, contohnya saja ulos. Limbah kain ulos yang sudah kita gunakan menjadi fashion juga bisa dimanfaatkan menjadi produk baru seperti totebag. Jadi dari pelatihan ini kita harus mampu mengembangkan kreatifitas kita, jangan terpaku, seniman juga harus punya idealis, dan itu berlaku juga dalam kegiatan kita," ungkapnya

Selain perca kain ulos, kat Merdi, pembuatan souvenir limbah kain juga dapat memanfaatkan limbah karung goni dan karung terigu yang bila diolah dengan baik akan menghasilkan nilai ekonomi.
 
(Cr7/Tribun-Medan.com)  

Ket : pengrajin yang menjahit tenun menjadi karya souvenir. 
 
 
 
Attachments area
 
 
 

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved