Polda Sumut

Ulama Dukung Komitmen Polda Sumut Berantas Judi dan Narkoba, Ustad Anhar: Kami Bersama Kapolda

Ustad Amhar Nasution menyatakan dukungan tegas terhadap Kapolda Sumut Irjen Panca Putera Simanjuntak saat menghadiri kegiatan pemusnahan BB

Editor: Arjuna Bakkara
ISTIMEWA
Ustad Amhar Nasution menyatakan dukungan tegas terhadap Kapolda Sumut Irjen Panca Putera Simanjuntak dan Wakapolda Sumut Dafang Hartanto yang komit memerangi narkoba saat menghadiri kegiatan pemusnahan barang bukti dan mesin judi di Mapolda Sumut, Selasa (16/8/2022). 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN -Polda Sumatera Utara mendapat dukungan penuh dari ulama, tokoh masyarakat, pemuda dan organisasi masyarakat dalam memberantas narkoba dan perjudian. Ustad Amhar Nasution menyatakan dukungan tegas terhadap Kapolda Sumut Irjen Panca Putera Simanjuntak saat menghadiri kegiatan pemusnahan barang bukti narkoba dan mesin judi di Mapolda Sumut, Selasa (16/8/2022).

"Ulama mendukung sikap tegas Kapolda Sumut untuk memberantas perjudian dan penyakit masyarakat lainnya di Sumatera Utara. Kami dan Umat bersama Kapolda memerangi judi dan narkoba serta Pekat lainnya," katanya.

Pada kesempatan itu, Bunda Indah selaku tokoh wanita berpengaruh di Sumatera Utara mengaku bangga terhadap kinerja Polda Sumut dalam meberantas peredaran narkoba dan judi.

Menurutnya, peredaran narkoba dan judi sangat berdampak terjadinya kejahatan dan imbasnya kepada generasi muda ikut terjerumus melakukan aksi kejahatan.

"Semua ini bisa diatasi dengan saling kerjasama dan mendukung demi keselamatan bangsa. Polda Sumut dalam hal ini harus tegas memberantas judi dan narkoba," tuturnya.

Diketahui, Polda Sumatera Utara (Sumut) terus mengencarkan pengungkapan tindak pidana perjudian serta penyakit masyarakat yang meresahkan.

Terbukti dalam kurun waktu dua minggu Polda Sumut telah menangkap 17 pelaku tindak pidana kasus perjudian dan telah ditetapkan sebagai tersangka. Tak hanya itu, petugas juga menyita barang bukti 12 unit mesin tembak ikan, 31 mesin judi jackpot serta 599 botol miras berbagai merek.

Kemudian mengungkap 42 kasus tindak pidana narkotika dalam jumlah besar selama kurun waktu empat bulan terakhir. Adapun narkotika yang berhasil diungkap berupa sabu seberat 253 kg, ganja seberat 60 kg serta pil ekstasi sebanyak 33.183 butir dengan jumlah 72 tersangka. (Jun-tribun-medan.com).

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved