Breaking News:

Judi Online Sumut

6 TERDUGA Operator Judi Online Diperiksa Polda Sumut, Kini Naik Status Jadi Penyidikan

Polda Sumut menyatakan kasus judi online di warung warna-warni Kompleks Cemara Asri, Kecamatan Percut Seituan ditingkatkan ke penyidikan.

Penulis: Fredy Santoso | Editor: Randy P.F Hutagaol
Istimewa
Kapolda Sumut didampingi jajarannya melakukan penggerebekan lapak judi online terbesar di Kota Medan, Selasa (9/8/2022). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Polda Sumut menyatakan kasus judi online di warung warna-warni Kompleks Cemara Asri, Kecamatan Percut Seituan ditingkatkan ke penyidikan.

Polisi menilai sudah cukup alasan dan bukti untuk meningkatkan status hukum kasus judi online di kompleks mewah tersebut.

"Kasus judi online di Kompleks Cemara sudah naik tahap sidik untuk melengkapi berkas penyidikan," kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi, Kamis (18/8/2022).

Baca juga: BBM Pertalite Naik Rp 2.350 Jadi Rp 10 Ribu per Liter, Berikut Penjelasan Pertamina

Hadi menuturkan pihaknya telah memeriksa 14 orang saksi terdiri dari 4 pegawai Kafe Warna Warni, Ketua RT, dan 3 satpam.

Selain itu polisi memeriksa 6 orang terduga operator aplikasi judi online inisial AD, LR, S, RY, EW dan CTN.

Meski demikian enam orang diduga operator judi online masih sebatas saksi, belum dijadikan tersangka dan ditahan.

"Masih saksi," ucapnya.

Baca juga: DAFTAR Enam Wilayah di Kota Medan yang Masih Terendam Banjir setelah Hujan Deras Semalaman

Sebelumnya, Kapolda Sumut menyatakan telah memblokir 107 rekening usai penggrebekan markas judi online di Kompleks Cemara Asri, Kecamatan Percut Seituan.

Kapolda Sumut Irjen Panca Putra Simanjuntak mengatakan, pemblokiran setelah pihaknya berkoordinasi dengan lembaga PPATK dan perbankan.

"Kita sudah melakukan, menyita, dan memblokir rekening sebanyak kurang lebih 107 rekening yang digunakan terkait dengan pengungkapan kita di Cemara Asri,"kata Panca, Selasa (16/8/2022).

Panca menyebut pihaknya sudah memanggil terduga bos judi online inisial AP.

Selain itu, pihaknya juga memerintahkan jajarannya segera berkoordinasi dengan PPATK guna menelusuri kemana saja aliran dana judi itu.

"Dari PPATK saya sudah bekerjasama untuk membuka semua rekening kepada siapa aliran dana tersebut disampaikan.

Ini akan membuka terkait tindak pidana perjudian ini,"ucapnya.

Pengelola Judi Terbesar di Sumut Diminta Polda Sumut Segera Menyerah

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved