Update Kasus Pembunuhan Brigadir J

Setelah Heboh Orang Mati Transaksi dari Rekening Brigadir J, PPATK Cek Siapa Kuras Uang dari ATM

Heboh bagaimana 'orang mati' bisa melakukan transaksi seperti yang dipertanyakan Kuasa Hukum Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak.

Editor: Salomo Tarigan
Istimewa
Misteri keluarnya uang dari rekening Brigadir J tersebut diungkap oleh kuasa hukum Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak. 

TRIBUN-MEDAN.com - Heboh bagaimana 'orang mati' bisa melakukan transaksi seperti yang dipertanyakan Kuasa Hukum Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak. 

Kasus meninggalnya Brigadir J semakin mengundang perhatian publik.

Siapa yang melakukan transaksi dari rekening Brigadir J?

Agar lebih terang benderang, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK)   menelusuri soal informasi adanya transaksi dari rekening  Brigadir setelah meninggal dunia.

Baca juga: Identitas Si Cantik di Kasus Brigadir J Jadi Sorotan, Kamaruddin Bilang Diduga Dibocorkan ke Putri

Diketahui, pihak Brigadir J menyebut transaksi itu diduga dilakukan oleh Irjen Ferdy Sambo dan para ajudannya.

Kepala PPATK, Ivan Yustiavanda menerangkan pihaknya melakukan penelusuran soal informasi tersebut sebelum adanya permintaan dari pihak Brigadir J.

Baca juga: Harga Terbaru BBM Pertalie, Pertamax Rp 12.750, Pertalite Bisa Naik Rp 2.350, Pertamina Naikkan BBM?

"Kami tidak pernah menjalankan tugas dan kewenangan berdasarkan permintaan pengacara orang-orang yang berkasus," kata Ivan kepasa Tribunnews.com, Rabu (17/8/2022).

"Informasi yang kami peroleh dari masyarakat, akan memperkaya sumber data kami saja. Memang kami membutuhkan banyak sumber informasi dlm rangka penelusuran transaksi (follow the money), namun tanpa itupun kami tetap akan bekerja sesuai tugas dan kewenangan berdasarkan UU No. 8/2010," sambungnya.

Di samping itu, Ivan menuturkan pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak penegak hukum dalam melakukan proses analisis yang dilakukan.

Baca juga: COVID-19 Menyebar Lagi di India, Pasien di Rumah Sakit Meningkat,Pemerintah Imbau Warga Jangan Panik

"Kami terus koordinasi dengan penegak hukum dalam hal proses analisis/pemeriksaan yang dilakukan. Berdasarkan laporan transaksi dari pihak pelapor yang diterima oleh PPATK," bebernya.

4 Rekening Brigadir J

Sebelumnya, Irjen Ferdy Sambo diduga sempat menguras isi ATM Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J senilai Rp 200 juta.

Uang tersebut diambil dari empat rekening Brigadir J.

Demikian disampaikan oleh Kuasa Hukum Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved