Breaking News:

Berita Sumut

Kasus Covid-19 di Sumut Naik, Gubernur Edy Imbau Warga Tetap Kenakan Masker dan Vaksin Booster

Peningkatan kasus Covid-19 di Sumuut terus terjadi dalam beberapa hari terakhir yakni 76 kasus pada 16 Agustus dan 80 kasus pada 17 Agustus 2022.

Tribun Medan/Rechtin Hani Ritonga
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi (tengah) saat diwawancarai usai pelantikan Sekretaris Daerah Sumut Arief Trinugroho di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jumat (19/8/2022).  

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kasus Covid-19 di Sumatera Utara mengalami peningkatan sebanyak 46 kasus positif per tanggal 18 Agustus 2022.

Peningkatan kasus Covid-19 terus terjadi dalam beberapa hari terakhir yakni 76 kasus pada 16 Agustus dan 80 kasus pada 17 Agustus 2022.

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mengatakan peningkatan kasus Covid-19 ini disebabkan masyarakat yang sudah lupa dalam menggunakan masker.

Baca juga: 71 Ribu Nakes di Sumut Akan Vaksin Keempat, Gubernur Edy Imbau Warga Vaksin Booster Pertama

"Sekarang masyarakat sudah lepas masker. Padahal penggunaan masker menjadi salah satu protokol kesehatan (prokes) yang sangat bergantung dalam mencegah penularan virus Covid-19. Sehingga beberapa hari ini kasus kembali naik," ujar Edy, saat diwawancarai di depan Aula Tengku Rizal Nurdin Medan, Jumat (19/8/2022).

Mantan Pangkostrad itu mengimbau agar masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan dan memahami bahwa Covid-19 masih ada.

"Maka gunakan masker, atur jarak 1,5 meter dan kedua kita selalu menjaga perkumpulan. Seperti diketahui kita baru selesai 17 Agustus, pasti nanti kasus kita masih menanjak. Karena 17 Agustus ada upacara ada pawai dan semuanya," katanya.

Selain itu, Edy juga meminta masyarakat tetap melakukan vaksin booster. Edy mengatakan, Pemprov Sumut telah mengantisipasi dengan mengejar capaian vaksinasi ketiga atau booster ketiga serta vaksin keempat atau booster kedua.

Baca juga: Covid-19 Makin Melandai, Kunjungan Wisatawan Asing ke Sumut Melonjak Drastis Hingga 5156 Orang

"Jadi, tolong rakyatku Covid-19 belum selesai. Jangan menghindari vaksin booster. Sulit sekali saya melakukan booster saat ini. Rakyat sudah merasa Covid-19 sudah pulang kampung,"

"Padahal booster ini untuk meningkatkan imun. Kalau kita terkena virus tidak akan parah. Jadi, jangan susah melakukan vaksin booster atau vaksinasi ketiga bahkan di Jawa kini sudah melakukan vaksinasi keempat," ungkapnya.

(cr14/tribun-medan.com)

 

 

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved