Niat Tayamum

Niat Tayamum dan Tata Cara Sholat Bagi Orang Sakit

Melaksanakan ibadah sholat 5 waktu hukumnya adalah wajib bagi setiap muslim dan Allah juga memberikan kemudahan sholat bagi orang sakit.

Tayang:
Penulis: Putri Chairunnisa |
HO / Tribun Medan
Niat Tayamum 

TRIBUN-MEDAN.COM – Melaksanakan ibadah sholat 5 waktu hukumnya adalah wajib bagi setiap muslim dan Allah juga memberikan kemudahan sholat bagi orang sakit.

Sholat bagi orang sakit diberikan kemudahan dengan mengganti wudhunya dengan tayamum, karena ada beberapa penyakit yang ketika kena air dikhawatirkan sakitnya akan semakin parah.

Tak hanya itu, sholat bagi orang sakit juga diberikan keringanan untuk melaksanakan sholat dengan posisi duduk ataupun posisi tidur sesuai dengan kesanggupannya. Sebagaimana firman Allah dalam surah Al-Baqarah ayat 185, yang artinya:

“Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu.”

Berwudhu merupakan salah satu syarat sahnya sholat, bagi orang yang sedang sakit Allah memberikan kemudahan dengan mengganti wudhunya dengan tayamum, karena ada beberapa penyakit yang ketika kena air dikhawatirkan sakitnya akan semakin parah.

Niat Tayamum

نَوَيْتُ التَّيَمُّمَ لِاسْتِبَاحَةِ الصَّلَاةِ للهِ تَعَالَى
Nawaytu tayammuma li istibaakhati sholati lillahi ta'ala.

Artinya: “Aku niat melakukan tayamum agar dapat mengerjakan shalat fardlu karena Allah taala.”

Tata Cara Tayamum 

1. Niat

2. Usapkan kedua telapak tangan pada seluruh wajah dengan sekali menyentuh debu di area yang suci

3. Awali dengan meregangkan jari dan usapkan pada debu dari bagian ujung tangan

4. Posisikan telapak tangan kanan di atas kiri dengan jari yang saling merapat

5. Setelah itu tangan kiri meratakan seluruh debu mulai dari ujung jari telunjuk kanan hingga siku, lalu kembali lagi hingga jempol kanan dan kiri bertemu

6. Lakukan hal yang sama dengan telapak tangan kanan yang mengusap bagian kiri hingga siku dan sebaliknya

Doa Setelah Tayamum

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ، وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَ أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، اَللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنَ التَّوَّابِيْنَ، وَاجْعَلْنِي مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ وَاجْعَلْنِي مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ سُبْحَانَكَ اَللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ

Asyhadu an laa Ilaaha illalloh wahdahu laa syariika lahu. Wa asyhadu anna Muhammadan 'abduhu wa rasuuluhu. Allahummaj'alni minat tawwaabiina, waj'alni minal mutatohhirina, waj'alni min 'ibaadikas sholihiina. Subhanaka allahumma wa bihamdika astagfiruka wa atuubu ilaika.

Artinya: "Aku bersaksi tiada tuhan selain Allah semata yang tiada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku sebagai orang-orang yang bertaubat, jadikanlah aku sebagai orang-orang yang bersuci, dan jadikanlah aku sebagai hamba-hamba-Mu yang saleh. Mahasuci Engkau, ya Allah. Dengan kebaikan-Mu, aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Engkau. Dan dengan kebaikan-Mu, aku memohon ampunan dan bertaubat pada-Mu."

Tata Cara Sholat Bagi Orang Sakit Posisi Duduk

1. Jika tidak sanggup berdiri, boleh mengerjakan sambil duduk sambil menghadap kiblat dengan posisi duduk layaknya duduk di antara dua sujud atau duduk sambil meluruskan kaki. Tergantung pada sakit yang di derita.

2. Cara mengerjakan gerakan ruku' ialah dengan duduk membungkuk sedikit. Gerakan tangan sama seperti sholat biasanya.

3. Cara mengerjakan sujud, bisa dilakukan dengan cara sujud biasanya. Kecuali bagi yang sholat dengan meluruskan kaki, gerakan ruku' bungkuknya lebih sedikit daripada bungkuk ketika sujud.

Tata Cara Sholat Bagi Orang Sakit Posisi Tidur

1. Jika orang sakit tidak dapat mengerjakan sholat dengan duduk, boleh menunaikannya dengan posisi tidur terlentang wajah menghadap kiblat, dan posisi bantal lebih tinggi.

2. Cara mengerjakan ruku' cukup menggerakkan kepala ke muka atau sedikit menekuk.

3. Cara mengerjakan sujud dengan menggerakkan kepala lebih dalam ke muka atau lebih ditundukkan. Jika ada sakit yang menghalangi kedua gerakan tersebut, orang sakit bisa melakukannya dengan isyarat mata yang dibuka dan ditutup sebagai pengganti gerakan.

4. Posisi tidur juga bisa dengan cara badan miring ke kanan atau ke arah kiblat. Gerakan ruku' dan sujud pun sama.

5. Jika semua cara di atas tidak memungkinkan sama sekali, orang sakit bisa menunaikan sholat dalam hati, selama masih akal dan bernyawa.

(cr32/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved