Berita Seleb
DIPECAT Jadi Pengacara Bharada E, Deolipa Yumara Gelar Konser, Lagu Baru Berjudul Preman Tanah Abang
Usai tak lagi mengawal kasus besar itu, tampaknya Deolipa atau yang biasa disapa Bang Olip itu melanjutkan jiwa seninya.
TRIBUN-MEDAN.com – Nama Deolipa Yumara ramai menjadi perbincangan usai ia ditunjuk menjadi pengacara Bharada E, beberapa waktu lalu.
Deolipa Yumara diutus menjadi pengacara Bharada E yang menjadi tersangka pembunuhan Brigadir J di rumah dinas Ferdy Sambo.
Namun, tak lama menjadi pengacara Bharada E, Deolipa Yumara diberhentikan bahkan dikabarkan Bharada E mencabut kuasanya.
Kabar itu sempat menghebohkan publik, bahkan Deolipa Yumara menduga adanya intervensi dari pihak luar kepada mantan kliennya itu.
Ia tak yakin Bharada E mencabut kuasanya secara tiba-tiba.
Usai tak lagi mengawal kasus besar itu, tampaknya Deolipa atau yang biasa disapa Bang Olip itu melanjutkan jiwa seninya.
Ia menggelar konser yang bertajuk Deolipa Project ‘Nyanyian Penyatu Negeri’.
Acara itu digelar di Birawa Assembly Hall Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (22/8/2022).
Bang Olip ,mengaku kegiatan ini bukan hanya iseng-iseng semata, namun dirinya memang sudah lama merencakan acara tersebut.
Baca juga: GELAR Konser saat Kasus Pembunuhan Brigadir J Masih Berlangsung, Deolipa Yumara Bantah Aji Mumpung
Baca juga: Mantan Pengacara Bharada E, Deolipa Yumara Gelar Konser Nyanyian Penyatu Negeri
"Nggak iseng-iseng, rencana saya udah lama tapi tertahan Covid-19, terus ada persoalan hukum yang saya baru paham kemarin ini," ujar Deolipa Yumara.
"Jadi rencana saya mengadakan konser ini sudah lama tapi terhalang oleh covid. Jadi saya tunggu. Pas (bulan) Juni itu saya rencanakan (konser) Agustus," sambungnya.
Saat ditanya mengapa ia banting setir dari pengacara menjadi seorang penyanyi, Deolipa Yumara memiliki jawaban sendiri.
"Penyanyi jadi pengacara, pengacara jadi penyanyi. Bebas, karena kita seniman. Kita gabungkan beberapa karakter jadi satu," kata Deolipa Yumara.
Usai tak lagi menjadi pengacara Bharada E, Deolipa langsung menjalankan rencananya yang sudah lama disiapkan.
"Terus ada kejadian Sambo ini jadinya saya fokus di sana dulu, kita enggak tahu kejadian itu akan panjang," ucap Deolipa.
"Agenda konser ini udah diagendakam tahun 2021 lalu, tapi tepat setelah 17 Agustus ini kita gelar baru karena baru sempet," jelasnya.
Dalam konser tersebut, Deolipa tampil dengan rambut gondrong ikal yang diikat.
Di sana, ia menyanyikan beberapa lagu yang sudah dirilis sebelumnya.
Dia membuka konsernya lewat lantunan lagu Tak Bisa Kembali dan Mencari Kekasih. Ratusan penonton yang hadir berteriak histeris menyambutnya.
"Lagu selanjutnya ini adalah doa saya sesuai agama saya, nasrani. Liriknya universal, tidak ada yang segmented. Lagu ini untuk Indonesia," kata Deolipa Yumara di atas panggung.
Selanjutnya, di mendendangkan lagu Ke Tanah Jawa.
Deolipa Yumara juga membakar semangat penonton lewat lagu Ibu Pertiwi yang dinyanyikan bersama penonton.
"Terima kasih Ibu Pertiwi," ucap Deolipa Yumara.
Lagu pamungkasnya, Preman Tanah Abang yang merupakan lagu terbarunya yang diperkenalkannya kepada penonton.
Buatkan Lagu Untuk Ferdi Sambo
Sebelumnya, Deolipa pernah sesumbar ingin menjadi penyanyi usai kuasanya dicabut oleh Bharada E.
"Karena pada tanggal 10 ada surat pemecatan dari negara, maka saya berubah, nggak jadi pengacara lagi, sementara, saya jadi penyanyi aja deh, jadi seniman," kata Deolipa Yumara beberapa waktu lalu.
Deolipa Yumara menyebut bakal membuat satu album yang berisi 12 lagu.
Pada kesempatan tersebut, Deolipa Yumara bahkan membeberkan judul lagu yang telah dibuatnya.
Baca juga: Pengacara Istri Sambo Klaim Brigadir D dan Brigadir J Kompak, Deolipa: Yang Akrab Itu J Sama E
Baca juga: Berani Ancam Laporkan Jenderal Bintang 3, Akhirnya Deolipa Yumara Meminta Maaf Mau Peluk Kabareskrim
"Lagu pertama Wiro Sableng, kedua Teletubbies, ketiga nyanyian kode Warkop DKI maaf saya pake sebentar namanya," ujarnya.
"Lagu keempat 15 triliun RobinHood, kelima cacat formal surat kuasa, ketujuh mengajukan uji materil dan formal, lagu kedelapan status quo sebagai pengacara, kesembilan penyidiknya juga ikut status quo, kesembilan ucapan Ferdy Sambo sebagai Kadiv Propam, kesebelas buat netizen yang tersayang, kedua menunggu proses gugatan," tandas Deolipa.
(cr18/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Deolipa-Yumara-gelar-konser-bertajuk-Nyanyian-Penyatu-Negeri.jpg)