Breaking News:

Pelantikan Pejabat

Lantik Wali Kota Siantar dan Tanjungbalai, Gubernur Edy Rahmayadi Ingatkan Kondisi Inflasi di Sumut

Wali Kota Siantar, Susanti Dewayani akhirnya dilantik bersama Wali Kota Tanjungbalai, Waris Thalib

Penulis: Rechtin Hani Ritonga | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/RECHTIN HANI RITONGA
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi melantik Wali Kota Pematangsiantar Susanti Dewayani dan Wali Kota Tanjung Balai Waris Thalib di Aula Tengku Rizal Nurdin, Medan, Senin (22/8/2022). 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi melantik Wali Kota Siantar, Susanti Dewayani dan Wali Kota Tanjung Balai, Waris Thalib di Aula Tengku Rizal Nurdin, Medan, Senin (22/8/2022).

Dalam kesempatan itu, Edy Rahmayadi mengingatkan Susanti Dewayani dan Waris Thalib terkait kondisi inflasi di Sumut.

Edy Rahmayadi mengatakan, saat ini inflasi di Sumut sudah berada di angka 5,6 persen.

Baca juga: Edy Rahmayadi Lantik Pejabat Sekretaris DPRD Sumut dan Kabiro Administrasi dan Pembangunan 

"Negara kita sedang ada persoalan. Walaupun kita tak masuk lima besar, tapi provinsi ini dalam persoalan inflasi kita 5,6 persen sekarang ini," ujar Edy, Senin (22/8/2022).

Edy mengatakan persoalan inflasi di Sumut disebabkan serapan anggaran yang rendah. Ia mengibaratkan inflasi ini seperti tensi bagi tubuh manusia.

"Inflasi ini batasnya 3, lewat dari situ berarti tensinya tinggi. Kalau plus bisa struk, minus bisa masuk kuburan. Kita ditegur oleh Presiden. Persoalan nya adalah persoalan penyerapan anggaran kecil sekali. Di Bulan Agustus masih di bawah 30 persen," tuturnya.

Ia meminta kepala daerah dapat melakukan evaluasi penyebab terjadinya inflasi di masing-masing kabupaten/kota.

Baca juga: Susanti Dewayani Akhirnya Jadi Wali Kota Siantar Definitif, Tapi Cuma Sampai 2024 Saja

"Ini harus dicari solusinya supaya penyerapan anggaran tidak terkendala lagi ke depannya yang bisa menyebabkan inflasi," katanya.

Sebelumnya Waris Tholib dilantik Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi sebagai Wakil Wali Kota Tanjungbalai, di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur, Jumat (22/02/2021).

Saat itu Wali Kota Tanjungbalai, Syahrial, juga ikut dilantik. Mereka berdua adalah kepala daerah hasil Pilkada serentak Tanjungbalai tahun 2020.

Namun pada 22 April 2021, Syarial berurusan dengan KPK dalam kasus hukum dugaan suap kepada penyidik KPK.

Baca juga: Senin Pagi, Waris Thalib dan Susanti Dilantik jadi Wali Kota Tanjungbalai dan Siantar Defenitif

Ia kemudian ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.

Lalu Gubernur Sumut mengeluarkan keputusan penunjukan Waris Tholib sebagai Plt Wali Kota Tanjungbalai pada 3 Mei 2021.

Lalu kemudian Pengadilan Tipikor Medan pada 20 September 2021, telah mengeluarkan putusan hukum yang berkekuatan tetap (inkrah) kepada Syahrial atas kasus suap eks penyidik KPK, AKP Stepanus Robin Pattuju, senilai Rp 1,695 miliar.

Sementara itu Susanti Dewayani dilantik Gubernur Edy Rahmayadi pada Selasa (22/02/2022) sore, juga di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur, Jalan Jenderal Sudirman Medan.

Susanti Dewayani bersama Wali Kota Pematangsiantar terpilih, Asner Silalahi, merupakan hasil Pilkada serentak tahun 2022 lalu. Sayangnya,Asner Silalahi, tidak ikut dilantik karena berhalangan tetap, yakni meninggal dunia pada Desember 2020.(cr14/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved