Kurir Ekstasi

Pasangan Kurir Ekstasi Dijebak Polisi, Barang Buktinya 200 Butir

Pasangan kurir ekstasi tak bisa mengelak saat diringkus petugas Polres Binjai yang melakukan penyamaran

Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Array A Argus
HO
Foto pasangan kurir ekstasi 

TRIBUN-MEDAN.COM,BINJAI - Petugas Polres Binjai menangkap pasangan kurir ekstasi di Jalan Lintas Medan-Banda Aceh, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat.

Adapun pasangan kurir ekstasi itu yakni WDP (27) laki-laki, warga Desa Paya Paya Krupuk, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, dan SPT (27) perempuan, warga Desa Batu Malenggang, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat.

Menurut polisi, pasangan kurir ekstasi ini ditangkap berdasarkan pengembangan dari tersangka R yang sebelumnya diringkus di Jalan Samanhudi, Kota Binjai.

Baca juga: JADI Kurir Ekstasi, Mahasiswa Asal Deliserdang Dituntut 8 Tahun Penjara

"Sebelumnya personel Sat Res Narkoba Polres Binjai melakukan penangkapan terhadap pelaku berinisial R, karena melakukan transaksi narkotika jenis sabu di Jalan Samanhudi Binjai, dan saat ini masih diproses di Polres Binjai," ujar Kasubbag Humas Polres Binjai, Iptu Junaidi, Senin (22/8/2022). 

Lanjut Junaidi, dari pengembangan perkara tersebut, diperoleh informasi bahwa ada seorang pelaku laki-laki berinisial Y sering melakukan transaksi narkotika jenis ekstasi di wilayah Kota Binjai. 

"Berbekal informasi tersebut, pada Kamis (18/8/2022) pukul 20.00 WIB, personel melakukan penyelidikan dengan cara undercover buy memesan 200 butir pil ekstasi dengan harga yang disepakati Rp 135 ribu per butirnya. Dan pelaku berinisial Y ini, menjanjikan akan meyerahkan pesanan pil ekstasi di Jalan Lintas Medan-Banda Aceh, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, pada pukul 22.00 WIB," ujar Junaidi. 

Baca juga: Dua Kurir Ekstasi Panik Dicegat Petugas, Sempat Buang Barang Bukti

Kemudian, pelaku birinisial Y meminta personel untuk menjemput pil ekstasi yang dipesan melalui sambungan telepon. 

"Pelaku Y mengarahkan petugas ke sebuah SPBU yang berada di Jalan Lintas Medan-Banda Aceh, Kecamatan Hinai. Tidak lama kemudian, personel dihampiri dua orang pelaku berinisial WDP dan SPT," ujar Junaidi. 

Kedua pelaku mengaku disuruh pelaku berinisial Y untuk menyerahkan 200 butir pil ekstasi pesanan personel.

"Setelah uang pesanan diperlihatkan kepada kedua pelaku tersebut, lalu pelaku berinisial WDP memperlihatkan satu bungkus plastik klip berisikan ekstasi warna hijau sebanyak 200 butir kepada personel, dan saat itulah personel melakukan penangkapan," ujar Junaidi. 

Baca juga: Tergiur Iming-iming Masuk Diskotek, Kurir Ekstasi Ini Dituntut 10 Tahun Penjara

Setelah di interogasi kedua pelaku, mereka mengakui mendapatkan upah untuk mengantarkan ekstasi tersebut sebesar Rp 700 ribu per 100 butir.

Sementara itu, personel Satres Narkoba Polres Binjai melakukan pengembangan untuk menangkap pelaku berinisial Y yang tinggal di sekitar Tanjung Pura, Kabupaten Langkat.

Namun keberadaan pelaku berinisial Y belum diketahui dan belum tertangkap (DPO).

"Personel membawa kedua pelaku berserta barang bukti satu plastik klip transparan berisikan narkotika jenis ekstasi berwarna hijau merk Guci sebanyak 200 butir seberat 76,56 gram, dan dua unit handphone, ke Polres Binjai untuk di lakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut," tutup Kasubbag Humas Polres Binjai, Iptu Junaidi. (cr23/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved