Berita PSMS

Launching Tim Jelang Liga 2, Edy Rahmayadi Sebut PSMS Medan Berbeda, Merupakan Heritage Sumut

PSMS Medan mengadakan launching jersey, pemain, dan ofisial tim di Hotel Santika Premiere Dyandra, Medan, Selasa (24/8/2022)

Tribun Medan/Ardiyansyah
Sebanyak 30 penggawa PSMS Medan yang diperkenalkan dan dilaunching jelang Liga 2 musim 2022/2023, di Ball Room Hotel Santika Premiere Dyandra, Medan, Rabu (24/8/2022). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - PSMS Medan mengadakan launching jersey, pemain, dan ofisial tim di Hotel Santika Premiere Dyandra, Medan, Selasa (24/8/2022), jelang mengarungi derasnya kompetisi Liga 2 musim 2022/2023.

Dalam acara tersebut, turut hadir Komisaris PT Kinantan Medan Indonesia (KMI) yang menaungi PSMS Medan, Edy Rahmayadi, para pemain, manajemen, ofisial, sponsor, kelompok suporter, dan tamu undangan.

Dalam sambutannya, Edy Rahmayadi menyebutkan bahwa PSMS Medan berbeda dengan dua wakil Sumut lainnya di ajang Liga 2 musim 2022/2023, PSDS dan Karo United.

Baca juga: Kebun Bunga Direvitalisasi Pemko Medan, PSMS Pindah Latihan ke Stadion Mini Pancing

Hal itu bukan tanpa alasan. Dijelaskan pria yang juga bertindak sebagai Gubernur Sumut itu, PSMS Medan merupakan heritage masyarakat Sumatera Utara. Oleh karenanya ia meminta untuk selalu dijaga.

"Kita (Sumut) Alhamdulillah, untuk Liga 2 tahun ini ada PSDS Deliserdang, ada Karo United, ada PSMS. Tidak ada masalah, dan itu adalah masyarakat Sumut. Apakah PSMS berbeda? Ya berbeda. Bukan berbedanya di putaran Liga 2, PSMS ini adalah heritage," kata Edy Rahmayadi.

Dijelaskannya hal itu karena PSMS Medan lahir dari rahim perserikatan. Selain Ayam Kinantan, ada empat klub lainnya yang juga lahir dari kompetisi bergengsi itu.

Di antaranya PSM Makassar, Persebaya Surabaya, Persib Bandung, Persija Jakarta, dan PSMS Medan.

Bekas Ketua PSSI itu juga bercerita, PSMS Medan merupakan klub besar dan punya sejarah. Ia mengisahkan jika skuat Ayam Kinantan itu pernah mengalahkan beberapa klub top Tanah Air dan luar negeri.

"Ajax pernah kalah dengan PSMS. Rusia pas masih sedang ngetop-ngetopnya, kalah sama PSMS, Persiaja itu tidak pernah menang sama PSMS. Tetapi, orang semakin lama, semakin menanjak. PSMS semakin lama semakin turun. Dan saya berharap kepada kalian (pemain dan manajemen PSMS) untuk berusaha menjadikan skuat terkuat di Indonesia," ujarnya.

Sementara itu Direktur Utama PT KMI, Arifuddin Maulana Basri menyebutkan, PSMS Medan akhirnya bisa melalui rintangan untuk mempersiapkan Ayam Kinantan mengarungi kompetisi.

Apalagi dijelaskannya, pihaknya mempunyai target besar untuk mengembalikan marwah PSMS Medan naik ke kasta tertinggi kompetisi sepakbola Tanah Air, yaitu Liga 1 musim depan.

Baca juga: Liga 2 2022/2023 Pakai Format Tiga Wilayah, Begini Respon Pelatih PSMS Medan

"Izin untuk menyampaikan kondisi PSMS Medan sampai saat ini, Alhamdulillah perjalanan sampai saat ini selama kurang lebih empat bulan sudah kita lewati. Banyak hal yang telah kita lalui untuk mengembalikan klub besar ini ke kasta tertinggi," ucapnya.

Dikatakan Arifuddin, untuk mencapai target itu tidak bisa dilakukan oleh manajemen sendiri. Oleh karenanyan, ia juga berharap dukungan semua pihak terhadap PSMS Medan.

Dalam agenda launching itu ada 30 pemain diperkenalkan, delapan ofisial dan manager, dan lima unsur manajemen PT Kinantan Medan Indonesia (KMI) untuk Liga 2 musim 2022/2023.

Kegiatan itu dibuka dengan doa, tari, sambutan komisaris dan manajemen, santunan anak yatim, dan penyerahan plakat terhadap kelompok suporter serta sponsor.

(cr12/tribun-medan.com)

 

 

Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved