Pemkab Sergai

Wakil Bupati Sergai Adlin Tambunan Harapkan Tahun 2024 Angka Stunting Turun Menjadi 14 Persen

Wakil Bupati Serdangbedagai Adlin Tambunan buka rapat penurunan angka Stunting, di Pantai Wong Rame, Kecamatan Pantai Cermin

Editor: Satia
Dok. Pemkab Serdangbedagai
Wakil Bupati Kabupaten Serdangbedagai Adlin Tambunan buka rapat penurunan angka Stunting, di Pantai Wong Rame, Kecamatan Pantai Cermin, Selasa (23/8/2022). 

TRIBUN-MEDAN.COM, SERGAI - Wakil Bupati Kabupaten Serdangbedagai Adlin Tambunan buka rapat penurunan angka Stunting, di Pantai Wong Rame, Kecamatan Pantai Cermin, Selasa (23/8/2022).

Dalam rapat ini, Adlin Tambunan optimis angka Stunting turun di bawah 14 Persen pada 2024.

Menurut Adlin, tema "Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat", pada peringatan 77 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia merupakan refleksi dari tekad dan daya juang pantang menyerah dalam menghadapi dan menekan angka stunting khususnya.

"Prevalensi Stunting kita sekitar 20 persen di tahun 2021, dengan berbagai program yang sudah dilaksanakan sepanjang tahun 2022 ini, saya yakin angka ini akan turun sehingga di 2024 kita akan dapat mewujudkan target 14 persen, " kata Adlin yang juga Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS).

Pada peraturan BKKBN nomor 12 tahun 2021 yang mengacu pada peraturan Presiden Nomor 72 tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting, memberikan penguatan kerangka intervensi yang mengharuskan lembaga/OPD/organisasi untuk bertanggung jawab dalam pelaksanaan percepatan penurunan stunting.

"Dalam peraturan BKKBN, 5 pilar disusun untuk percepatan penurunan stunting, yakni komitmen politik dan kepemimpinan Nasional, kampanye Nasional dan komunikasi perubahan prilaku, konvergensi program pusat, daerah dan masyarakat, ketahanan pangan dan gizi serta monitoring dan evaluasi, " ucapnya.

Konvergensi berbagai program yang terkait ini, menjadi kata kunci untuk memastikan program-program intervensi dilaksanakan secara optimal dan data yang dikumpulkan secara periodik dapat dimanfaatkan sehingga berkontribusi pada penurunan prevalensi stunting di Kabupaten ini.

"Bagi kita semua, penurunan angka stunting ini merupakan cerminan masa depan Serdang Bedagai. Pembangunan insfrastruktur, jalan yang bagus, drainase yang kokoh, ekonomi yang bergerak baik tidak akan ada artinya jika angka stunting tetap tinggi. Karna masa depan Negara dan daerah ini ada di tangan anak cucu kita, "tandasnya.

Sementara itu, Kepala BKKBN Sumut M. Irzal mengatakan survey status gizi, angka prevalensi Serdang Bedagai sekitar 20 persen, dibawah angka Nasional 24 persen dan Sumut 25 persen.

"Kita mengejar target dalam kurun waktu 1,5 tahun ini angka stunting Nasional dibawah 14 persen. Dan Sumut diharapkan dapat dibawah 12 persen. Untuk itu, koordinasi dan konsolidasi agar angka stunting dapat ditekan harus terus dilakukan. Para kader, tim pendamping keluarga, para bidan desa dan lainnya harus terus bergerak termasuk stakholder terkait, "ungkapnya.

Turut hadir dalam rapat sejumlah Kepala OPD, Camat, Kabar serta kader percepatan penurunan stunting Kabupaten Serdang Bedagai.

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved