News Video

KAPOLRI: Saat Masuk Bharada E Melihat Brigadir J Sudah Bersimbah Darah di Hadapan Ferdy Sambo

Kapolri mengatakan, Bharada Richard Eliezer alias Bharada E melihat Yosua sudah terkapar saat ia masuk ke dalam rumah.

Tayang:

TRIBUN-MEDAN.COM - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menceritakan tentang perlakuan Ferdy Sambo kepada Brigadir J di TKP Pembunuhan.

Kapolri mengatakan, Bharada Richard Eliezer alias Bharada E melihat Yosua sudah terkapar saat ia masuk ke dalam rumah.

Menurut pengakuan yang didapat Kapolri , Bharada E melihat Brigadir J sudah bersimbah darah di hadapan Irjen Ferdy Sambo.

Saat itu, bahkan mantan Kadiv Propam Polri itu disebut dalam posisi memegang senjata.

Sigit menuturkan bahwa Ferdy Sambo menyerahkan senjata api miliknya kepada Bharada E.

Setelah itu, Bharada E diperintah atasannya itu untuk ikut menembak Brigadir J yang sudah tidak berdaya.

Sigit mengakui pengakuan Bharada E memang kerap berubah-berubah saat diperiksa penyidik Polri.

Sebab, Bharada E dijanjian Ferdy Sambo bahwa kasus penembakan itu dihentikan penyidikannya.

Namun, setelah itu justru Bharada E ditetapkan sebagai tersangka hingga akhirnya memilih untuk membongkar kejadian sebenarnya.

Setelah menjadi Justice Collaborator, Bharada E juga meminta tak dipertemukan dengan Ferdy Sambo selama pemeriksaan.

Akhirnya, kasus terbuka dan tersangka baru Bripka Riki Rizal dan sopir pribadi Sambo Kuat Ma'ruf ditetapkan sebagai tersangka.

Irjen Ferdy Sambo dan sang istri, Putri Candrawathi kemudian juga menyusul menjadi tersangka.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved