Breaking News:

Berita Sumut

Penanganan Jalan Rusak, Balai Jalan dan Pemkab Karo Akan Maksimalkan Fungsi Drainase

Kondisi jalan rusak yang berada di Jalan Jamin Ginting yang tidak jauh dari Pasar Roga Berastagi, sangat dikeluhkan oleh masyarakat.

TRIBUN MEDAN/M NASRUL
Pengendara melintasi jalan rusak yang ada di Jalan Jamin Ginting, tepatnya di dekat Pasar Roga, Berastagi. 

TRIBUN-MEDAN.com, KARO - Kondisi jalan rusak yang berada di Jalan Jamin Ginting yang tidak jauh dari Pasar Roga Berastagi, sangat dikeluhkan oleh masyarakat.

Pasalnya, akibat rusaknya jalan yang juga penghubung antar kabupaten bahkan provinsi ini, acap kali membuat lalulintas menjadi macet.

Diketahui, belum lama ini pihak Balai Jalan Nasional selaku pemilik jalan berstatus jalan nasional tersebut kembali memantau kondisi jalan.

Baca juga: Tiap Kali Diperbaiki, Jalan Dekat Pasar Roga Berastagi Selalu Rusak

Didampingi pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo, selain melihat kondisi jalan yang rusak juga mencari langkah apa yang harus dilakukan.

Berdasarkan keterangan dari Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Karo Edward Sinulingga, pihaknya bersama badan jalan melihat jika drainase yang tidak berfungsi menjadi penyebab utama aspal di jalan tersebut terus rusak.

Kadis PU Karo Edward Sinulingga
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Karo Edward Sinulingga, saat ditemui di kantornya di Jalan Jamin Ginting, Kabanjahe. (Tribun Medan/Muhammad Nasrul)

"Kalau kita lihat, memang drainase yang tidak berfungi maksimal yang menjadi faktor utama. Karena kondisi jalannya itu cekungan, sehingga air terus berakhir di sana," ujar Edward, Jumat (26/8/2022).

Dijelaskan Edward, penanganan awal yang nantinya akan dilakukan ialah melakukan normalisasi drainase. Selain membersihkan sedimen yang telah menumpuk, nantinya juga akan dicari ke mana jalur air ini akan dibuang.

"Jadi air yang berakhir di kawasan jalan rusak ini, dari dua sisi. Baik dari arah Berastagi maupun dari Kabanjahe. Inilah yang akan kita cari jalur airnya," ucapnya.

Dirinya menjelaskan, untuk jalur air yang datang dari arah Berastagi nantinya akan dialirkan menuju drainase Pusat Pasar Berastagi.

Sedangkan jalur air dari Kabanjahe, akan dipecah menjadi beberapa bagian tergantung kondisi ketinggian tanah.

Di tempat terpisah, salah satu warga Berastagi Suci meminta kepada pihak terkait baik Balai Jalan Nasional maupun Pemkab Karo, untuk segera mencari solusi permasalahan ini.

Pasalnya, kondisi jalan yang rusak seperti ini harus dihadapi oleh masyarakat setiap harinya.

Baca juga: DUA Pelaku Pungli Wisata Pemandian Sidebuk-debuk Ditangkap Polsekta Berastagi, Ini Modusnya

"Harapannya supaya cepat dicari solusinya, karena terasa sekali setiap hari harus kena macet," Katanya.

Dirinya berharap, nantinya solusi yang dicanangkan oleh pihak terkait jangan hanya penanganan sementara. Pasalnya, kondisi jalan rusak ini sudah terjadi berulang kali.

Meskipun sudah diperbaiki, namun tak lama kemudian kembali rusak.

(mns/tribun-medan.com) 

 

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved