SOSOK Komjen Ahmad Dofiri, Intelegen Polri yang Pimpin Sidang Kode Etik Ferdy Sambo
Komjen Ahmad Dofiri menjadi memimpin sidang etik Irjen Ferdy Sambo, atas kasus kematian Brigadir J.
TRIBUN-MEDAN.com - Sosok Komjen Ahmad Dofiri, perwira tinggi (pati) Polri yang kini menjabat Kepala Badan Inteligen Keamanan ( Kabaintelkam ) Polri.
Komjen Ahmad Dofiri menjadi memimpin sidang etik Irjen Ferdy Sambo, atas kasus kematian Brigadir J.
Jenderal Dofiri juga menjadi anggota Timsus Polri untuk pengungkapan kasus dugaan pembunuhan Brigadir J yang dilakukan oleh Irjen Ferdy Sambo, mantan Kadiv Propam Polri.
Komjen Ahmad Dofiri dijadwalkan memimpin sidang sidang komisi kode etik Polri (KKEP) Ferdy Sambo terkait kasus Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J pada Kamis (25/8/2022) hari ini.
Baca juga: TERKENAL Sebagai YouTuber Tajir, Harga Cincin Lamaran Sisca Kohl Fantastis, Sampai Miliaran!
Hal tersebut, disampaikan oleh Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo.
"Dipimpin Pak Kabaintelkam Ahmad Dofiri," lanjut Dedi, dikutip Tribunnews.com dari Kompas.com, Kamis (25/8/2022).
Diketahui, Komjen Ahmad Dofiri adalah seorang perwira tinggi Polri.
Sebelum mengemban tugas sebagai Kabaintelkom Polri, Ahmad Dofiri pernah menjadi Kapolda Jawa Barat.
Baca juga: Jual Nomor Tebakan Judi KIM, IR Ditangkap Unit Reskrim Polsek Tanah Jawa
Sosok Ahmad Dofiri
Dikutip dari TribunnewsWiki.com, Komjen Ahmad Dofiri lahir pada 4 Juni 1967 di Indramayu, Jawa Barat.
Ahmad Dofiri diketahui merupakan lulusan Akademi Kepolisian angkatan 1989.
Ia pernah meraih penghargaan Adhi Makayasa atau sebagai lulusan terbaik.
Ahmad Dofiri juga lulusan Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Sespim Pol, Lembang, dan Lemhannas RI PPRA XLVIII (2012).
Perjalanan Karier
Sebelum menjadi Kabaintelkom Polri, Ahmad Dofiri memiliki pengalaman menjadi Kapolda ketika ia memimpin Polda Banten dan Polda DIY.
Pada tahun 2016, Ahmad Dofiri menjabat sebagai Kapolda DIY.
Dikutip dari Tribun-Medan.com, Ahmad Dofiri memiliki sepak terjang cemerlang di kepolisian.
Ia sudah menangani banyak kasus kejahatan di Indonesia.
Saat menjabat sebagai Kapolda DIY, Ahmad Dofiri menindak pelaku aksi kekerasan di jalanan yang sering disebut masyarakat Yogyakarta "klitih”.
Pada akhir tahun 2019, Ahmad Dofiri dirotasi menjadi Asisten Logistik Kapolri.
Lantas, ia menduduki posisi Aslog Kapolri sampai ditunjuk menjadi Kapolda Jawa Barat.
Selanjutnya, Ahmad Dofiri menjabat sebagai Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Polri sejak 31 Oktober 2021.
Baca juga: Kolaborasi Pemerintah dan Pengusaha Ciptakan Iklim Usaha yang Kondusif
Riwayat Jabatan:
- Kanit Resintel Polsekta Tangerang Polda Metro Jaya (1990)
- Kassubag Jabpamentil Bagian SDM Polri (2005)
- Kapolres Bandung (2007)
- Wakapolwiltabes Bandung (2009)
- Kapoltabes Yogyakarta (2009)
- Kabag Kermadagri Robangpers SDE SDM Polri (2010)
- Koorspripim Polri (2010)
- Analis Kebijakan Madya bidang Binkar SSDM Polri (2012)
- Wakapolda DIY (2013)
- Karobinkar SSDM Polri (2014)
- Kapolda Banten (2016)
- Karosunluhkum Divkum Polri (2016)
- Kapolda DIY (2016)
- Asisten Logistik Kapolri (2019)
- Kapolda Jawa Barat (2020)
- Kabaintelkam Polri (2021)
Kapolri Minta Maaf Soal Kasus Irjen Ferdy Sambo
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta maaf kepada masyarakat terkait kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J di rumah mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo.
Hal itu disampaikan Listyo dalam rapat bersama Komisi III DPR RI di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (24/8/2022).
“Kami menyadari dan kami mohon maaf bahwa peristiwa yang terjadi ini tentunya sangat mencederai rasa keadilan publik
dan butuh waktu untuk kemudian kami membuat terang peristiwa yang terjadi,” kata Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Listyo mengatakan peristiwa ini merupakan musibah bagi keluarga besar koorps Bhayangkara baik bagi korban maupun sosok yang ditetapkan sebagai tersangka.
Baca juga: Ustaz Abdul Somad Soroti Kekejian Ferdy Sambo, Semua Skenario Patah Berkat Ibu Brigadir J
“Tentunya apa yang terjadi ini musibah bagi kami semua karena yang terjadi ini menimpa keluarga besar kami, keluarga besar Polri baik yang meninggal maupun yang menjadi tersangka,” ujarnya.
“Ini menjadi pil pahit bagi kami untuk kedepan perbaikan institusi Polri kedepan,” lanjut dia.
Dia menambahkan pihaknya bersykur mendapat dukungan dari seluruh elemen mulai dari Presiden, Komisi III DPR hingga masyarakat dalam menuntaskan kasus kematian Brigadir J ini.
Presiden, kata dia, telah meminta untuk mengusut tuntas kasus Ferdy Sambo ini agar dapat dituntaskan secara transparan dan terbuka. Itubtercermin dari keterlibatan Komnas HAM dan Kompolnas dalam kasus ini.
“Tadi disampaikan bahwa dari proses yang kemungkinan masibh bisa bertambah. Namun demikian kami pastikan bahwa kami dalam posisi yang betul-betul
akan memproses semuanya sesuai dengan fakta yang kita temukan dan ini merupakan bukti bahwa kami tidak pandang bulu dalam memproses kasus ini,” katanya.
(*/Tribun-Medan.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunmanado.co.id dengan judul Profil Komjen Ahmad Dofiri, Pati Polri yang Pimpin Sidang Kode Etik Ferdy Sambo, Jabat Kabaintelkam
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Sosok-Komjen-Ahmad-Dofiri.jpg)