Breaking News:

Galian C Ilegal

Warga Ngaku Ditakut-takuti Oknum Polisi saat Protes Galian C Ilegal, Diduga Jadi Beking

Warga mengaku ditakut-takuti polisi saat menyoroti keberadaan galian C ilegal di wilayahnya

Penulis: Anugrah Nasution | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/ANUGRAH NASUTION
Truk galian C ilegal yang mondar-mandir merusak jalan dibiarkan begitu saja oleh pemerintah daerah dan aparat penegak hukum, Senin (29/8/2022) 

TRIBUN-MEDAN.COM,SERGAI- Warga mengaku ditakut-takuti oknum polisi saat menyoroti galian C ilegal yang dikelola oleh CH.

Menurut warga, tiap kali mereka protes keberadaan galian C ilegal yang dikelola CH, datang oknum polisi diduga beking si mafia tambang.

Menurut masyarakat, galian C ilegal yang dikelola CH dan diduga dibeking oknum polisi itu ada di Dusun V Silau Rakyat, Desa Cempedak Lobang, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdangbedagai. 

Baca juga: Galian C Ilegal Marak di Kota Binjai, Warga Kerap Diserang OTK, Polda Sumut Dinilai Masuk Angin

"Waktu itu banjir selama dua bulan, kami mau menyetop truk yang lewat," kata Syahrudin Batubara, Senin (29/8/2022).

Belum lagi menghentikan truk yang melintas, warga didatangi polisi.

Padahal, kata Syahrudin, niat warga menghentikan truk pengangkut galian C untuk minta tolong agar jalan disiram.

"Datang lah polisi, ya nakut-nakuti masyarakat lah kali," katanya.

Ia mengatakan, galian C ilegal yang ada di Dusun V Silau Rakyat ini berdampak pada kerusakan jalan.

Baca juga: Grebek Persembunyian Samsul Tarigan di Sky Garden, Polisi Tak Temukan DPO Kasus Galian C Ilegal

Selain jalan rusak, debu dari jalan yang rusak kerap berdampak pada kesehatan warga. 

"Susah kami mau keluar (rumah). Jalan rusak. Kemudian ada pengguna jalan yang jatuh karena licin saat hujan," terang Syahruddin.  

Dari keterangan yang diperoleh Tribun-medan.com, pengelola galian C ilegal berinisial CH juga disebut sebagai developer perumahan. 

Berdasarkan penelusuran Tribun, tambang galian C ilegal milik CH tersebar di beberapa lokasi yang ada di Kecamatan Sei Rampah.

Baca juga: Galian C Ilegal Cemari Sungai Pandampingan yang Jadi Sumber Mata Air Warga, Pemkab Toba Tutup Mata

Di Dusun V Silau Rakyat, Tribun-medan.com menemukan aktivitas pengerukan tanah menggunakan alat berat di lahan belasan hektare. 

Beberapa warga pun mengaku diberi uang oleh aktivitas tambang ilegal yang dikelola CH sebagai uang kompensasi.

"Kalau di sini Dusun V Silau Rakyat baru jalan satu bulan. Memag kami beberapa warga di sini ada dikasih uang Rp 100, katanya uang debu. Itu untuk 1000 dumptruk tanah yang diangkat," kata Siswanto, satu diantara warga. 

Kasat Reskrim Polres Sergai, AKP Made Yoga Mahendra mengatakan akan mengecek lokasi galian C ilegal tersebut. 

"Nanti kami cek lokasi," tutup Yoga.(cr17/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved