Kasus Penganiayaan

ISTRI Sekdes di Dairi Aniaya Warga, Banting Handphone Wartawan dan Lontarkan Hinaan

Seorang wartawan di Kabupaten Dairi turut menjadi korban penganiayaan dan juga penghinaan yang dilakukan oleh istri Sekretaris Desa Sinar Pagi, RET.

TRIBUN MEDAN/ALVI SUWITRA
Nalsali Padang, Wartawan lokal yang menjadi korban penghinaan oleh istri sekdes di Kabupaten Dairi. 

TRIBUN-MEDAN.com, SIDIKALANG - Seorang wartawan di Kabupaten Dairi turut menjadi korban penganiayaan dan juga penghinaan yang dilakukan oleh istri Sekretaris Desa Sinar Pagi, RET.

Nalsali Padang, menjadi korban setelah dirinya sedang merekam tindakan RET melakukan penganiayaan terhadap.

Nalsali Padang awalnya merekam tindakan penganiayaan yang dilakukan RET kepada Erida Sihite menggunakan handphone miliknya.

"Jadi ketika sedang ada sosialisasi di kantor kepala Desa, saya selalu pers hadir dalam sosialisasi tersebut. Jadi setelah acara berlangsung sekitar 30 menit, awalnya terjadi adu mulut (antara warga dengan sekdes), " Ujarnya, Selasa (30/8/2022).

Baca juga: GENG Motor Beraksi di Lubuk Pakam, Videokan Aksinya Bawa Senjata Tajam, Satu Remaja Jadi Korban

Nalsali kemudian mencoba merekam keributan antara istri sekdes dengan warga.

Akan tetapi, tiba - tiba dirinya dihampiri oleh istri sekdes tersebut dan berupaya untuk mengambil handphone dari tangannya.

"Tiba - tiba, datang istri sekdes, langsung menghampiri saya dan langsung membanting handphone saya, " Terangnya.

Sembari membanting handphone milik Nalsali, RET mengucapkan kalimat yang menghina dirinya sebagai jurnalis.

"Lalu katanya, 'apa hak mu merekam rekam? Wartawan apa kau. Hanya tamatan SD nya kau", " Kata Nalsali menirukan ucapan RET.

Mendapat hinaan itu, dirinya hanya diam saja sembari melihat handphone milik sudah rusak akibat dibanting oleh RET.

Baca juga: PEMBUNUH Siswi SMA di Tebing Tinggi Habisi Nyawa Korban Pakai Gunting, Ini Motif Pelaku

Dirinya kemudian berupaya untuk menyelamatkan warga yang mendapat penganiayaan oleh keluarga sekdes tersebut.

Tak sampai disitu, dirinya kembali mendapat ucapan yang tak pantas dari RET.

"Jangan sok jago kau. Ku makan kau nanti hidup - hidup, " Sebut Nalsali yang menirukan ucapan RET.

Dirinya pun juga melaporkan ke Polres Dairi atas dugaan penghinaan terhadap dirinya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved