Pemko Medan

Lindungi Anak dari Kekerasan Berbasis Daring, Pemko Medan Jalin Kolabirasi Dengan PKPA

Perhal ini dilakukan Pemko Medan, guna menjalin kolaborasi dengan komponen masyarakat agar memberikan kebaikan bagi masyarakat dan kota ini.

Editor: Satia
Dok. Pemko Medan
Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Medan menerima audiensi pengurus Yayasan Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA), di kantor, Senin (29/8/2022). 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Medan menerima audiensi pengurus Yayasan Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA), di kantor, Senin (29/8/2022).

Perhal ini dilakukan Pemko Medan, guna menjalin kolaborasi dengan komponen masyarakat agar memberikan kebaikan bagi masyarakat dan kota ini.

Dalam pertemuan ini, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Medan Arrahmaan Pane diwakili Kabid Persandian Irfam Afriandi, menerima kedatangan PKPA.

Irfan mengatakan, Pemko Medan juga concern dalam perlindungan anak dari kekerasan kekerasan, termasuk yang berbasis dalam jaringan (daring).

"Wali Kota Medan Bobby Nasution mempunyai komitmen tinggi dalam mengupayakan perlindungan anak dari kekerasan. Karena itu upaya-upaya yang dapat melindungi anak dari kekerasan tentu akan didukung," sebutnya.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif PKPA  Keumala Dewi mengungkapkan, saat ini pihaknya sedang mengupayakan perlindungan anak dari
kekerasan berbasis daring.

Dia mengatakan, terdapat beberapa pendekatan yang digunakan dalam program ini, salah satunya adalah lobi dan advokasi kepada pemerintah tingkat kota dan nasional untuk mendorong kebijakan dalam penerapan hak anak dan prinsip bisnis dalam perlindungan anak di ranah daring.

Selain itu, mereka juga sedang mengupayakan advokasi informasi layak anak untuk kota Medan.

Sehingga berencana untuk melakukan sinergi program khususnya dalam hal informasi perlindungan anak di Kota Medan.

 

*

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved