Liputan Khusus

Masuk Kedokteran USU Rogoh Kocek Rp 100 Juta, Sumbangan Pengembangan Institusi Dipatok Rp 75 Juta

USU menerbitkan surat edaran per 6 April 2022 terkait ketetapan UKT dan SPI bagi mahasiswa yang lulus jalur mahasiswa yang lulus jalur mandiri.

dok
BIRO REKTOR USU 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Fakultas Kedokteran memang terkenal dengan biaya kuliah yang cukup mahal. Umumnya, biaya kuliah Kedokteran di berbagai perguruan tinggi baik negeri maupun swasta paling mahal dibanding biaya kuliah jurusan lain.

Begitu pula di Universitas Sumatera Utara atau USU. Bahkan, mahasiswa baru Fakultas Kedokteran jalur mandiri pada 2022 ini harus merogoh kocek sekitar Rp 100 juta.

USU menerbitkan surat edaran per 6 April 2022 terkait ketetapan Uang Kuliah Tunggal atau UKT dan Sumbangan Pengembangan Institusi atau SPI bagi mahasiswa yang lulus jalur mandiri.

Dalam surat tersebut dituliskan besaran SPI yang harus dibayar mahasiswa yang lolos masuk Fakultas Kedokteran Umum, dan Kedokteran Gigi Rp 75 juta.

Fakultas lainnya, seperti Hukum, Pertanian, Teknik, Ekonomi dan Bisnis serta lainnya Rp 15 juta.

Angka tersebut berbeda dibanding tahun sebelumnya, yang menetapkan Dana Kelengkapan Akademik atau DKA tujuh juta rupiah untuk semua jurusan bagi mahasiswa jalur mandiri.

Sedangkan UKT ditetapkan paling tinggi Rp 32,5 juta untuk Fakultas Kedokteran dan paling rendah delapan juta rupiah untuk Fakultas Ilmu Budaya.

Bukan hanya UKT dan SPI jalur mandiri yang naik. Besaran UKT jalur masuk seperti SNMPTN dan SBMPTN juga naik pada tahun ajaran 2022/2023 ini.

Dikutip dari laman usu.ac.id besaran UKT tertinggi yang ditetapkan USU yakni pada Golongan VIII Fakultas Kedokteran dan Fakultas Kedokteran Gigi dengan besaran Rp 10 juta.

Sedangkan nilai terendah golongan VIII ditetapkan bagi Fakultas Ilmu Budaya dengan besaran UKT lima juta rupiah.

Hal ini berbeda dengan tahun sebelumnya, pembagian golongan yang dibagi menjadi tujuh, serta besaran golongan tertinggi yakni Fakultas Kedokteran Golongan VII hanya Rp 6,2 juta.

Sedangkan Fakultas Ilmu Budaya Golongan VII hanya Rp 2,5 juta. Besaran pada Golongan I masih sama untuk semua fakultas yakni Rp 500 ribu.

Beberapa mahasiswa keberatan terkait SPI jalur mandiri yang naik hampir 100 persen. Mereka keberatan karena sistem pembayarannya sekaligus di awal perkuliahan.

Seorang mahasiswa bernama Eci, yang lulus masuk Jurusan Akuntansi lewat jalur mandiri, mengaku, tidak menduga pembayaran SPI harus sekaligus.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved