Galian C Ilegal

Gubernur Sumut Geram, Galian C Ilegal Kabupaten Sergai Rusak Jalan Provinsi, Ancam Lakukan Penutupan

Keberadaan galian C ilegal di Kabupaten Sergai membuat Gubernur Sumut Edy Rahmayadi geram

Penulis: Anugrah Nasution | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/ANUGRAH NASUTION
Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi ancam tutup galian C ilegal yang merusak jalan provinsi, Rabu (31/8/2022) 

TRIBUN-MEDAN.COM,SERGAI- Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi geram setelah mengetahui aktivitas galian C ilegal membuat jalan Provinsi hancur lebut.

Menurut Edy Rahmayadi, dia akan menutup galian C ilegal yang menyebabkan jalan Provinsi hancur lebur tersebut. 

Dari keterangan yang didapat, galian C ilegal berada di Dusun V, Desa Silau Rakyat, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Sergai. 

Baca juga: Truk Galian C Ilegal Bikin Jalan Provinsi Hancur Lebur, Pemerintah Bertindak Tunggu Laporan

"Semua kegiatan galian C akan kita evaluasi. Yang merusak jalan akan kita tutup galian itu," kata Edy kepada Tribun-medan.com, saat meninjau kilang padi PT Dhirga Surya di Jalan Gereja, Desa Kota Galuh, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Sergai, Rabu (31/7/2022).

Edy mengatakan, segala izin aktivitas tambang adalah wewenang Pemerintah Provinsi.

Dia pun mengatakan aktivitas galian C ilegal yang merusak jalan akan ditindak tegas. 

"Galian C sekarang diserahkan ke Gubernur loh. Jadi yang merusak lingkungan, merusak jalan pasti saya tutup," tegasnya.

Baca juga: Warga Dusun Cempedak Sergai Protes, Jalan Hancur dan Banyak Debu Akibat Aktivitas Galian C Ilegal

Aktivitas galian C ilegal yang ada di sekitar Dusun V, Desa Silau Rakyat, Kecamatan Sei Rampah memang sangat meresahkan warga. 

Setiap hari ada ratusan truk pengangkut tanah galian yang melintas di Jalan Belidaan.

Warga pun menyebut, aktivitas ilegal itu sudah berlangsung selama dua tahun. 

Baca juga: Warga Ngaku Ditakut-takuti Oknum Polisi saat Protes Galian C Ilegal, Diduga Jadi Beking

Selain merusak jalan, warga juga mengeluh banyaknya debu yang dihasilkan aktivitas tersebut.

Warga bahkan menyebutkan aktivitas galian C ilegal itu sudah diketahui kepolisian tapi tidak ditindak.(cr17/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved