Polres Pelabuhan Belawan

Babak Baru Bocah Pencuri Teri Disiram Bensin, Kapolres Belawan: Pelaku Terancam 7 Tahun Penjara

Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Faisal Rahmat Simatupang memaparkan kasus bocah 14 tahun disiram bensin hingga terbakar karena ketahuan mencuri ikan

Editor: Arjuna Bakkara
Ist
Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Faisal Rahmat Simatupang memaparkan kasus bocah 14 tahun disiram bensin hingga terbakar karena ketahuan mencuri ikan teri di Belawan, Sabtu (3/8/2022). 

TRIBUN-MEDAN.COM, BELAWAN -Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Faisal Rahmat Simatupang memaparkan kasus bocah 14 tahun disiram bensin hingga terbakar karena ketahuan mencuri ikan teri di Belawan, Sabtu (3/8/2022).

Korban disiram bensin oleh pedagang ikan teri di rumahnya di Kecamatan Belawan. Akibat kejadian tersebut, tubuh korban yang disiram bensin terbakar karena tersambar api dari kompor yang menyala di rumah pelaku.

"Kini, pelaku sudah diamankan aparat kepolisian,"ujar Faisal.

Lebih rinci, Faisal menuturkan penyiraman itu terjadi pada hari kamis (26/8/2022). Pelaku bernama Bonar Panjaitan (43) memiliki warung yang menjual ikan teri dan kebutuhan sehari-hari.

Sekitar pukul 14:30 WIB istri pelaku mendapati MIS (14) yang sedang mengambil ikan teri dan dimasukkan kedalam baju yang di gunakannya.

Lantas istri pelaku melaporkan pencurian itu kepada suaminya, lantas Bonar Panjaitan langsung membawa korban kedalam kamar mandi sekaligus dengan satu botol berisikan BBM Bensin, dan langsung menyiram tubuh korban dengan bensin didalam kamar mandi tersebut.

"Setelah di kamar mandi pelaku menyiramkan korban dengan bensin ke tubuh korban, namun pelaku langsung keluar dari kama r mandi di ikuti korban," Kata Kapolres

Naas, akibat korban dalam keadaan basah kuyup oleh bensin, api dari kompor pelaku langsung menyambar tubuh korban yang bertepatan saat itu istri pelaku sedang memasak, dan korban mengenai pelaku sehingga menyebabkan sisa bensin yang di pegangnya pun ikut tersambar api dan menyebabkan pelaku bersama anaknya yang masih berusia (11) ikut terbakar.

Akibat kejadian tersebut ibu korban melaporkan pelaku ke Polres Pelabuhan Belawan, dan personil langsung melakukan olah TKP dan pemeriksaan saksi saksi, hingga Polres menetapkan tersangka kepada BP alias Bonar Panjaitan.

Namun akibat kondisi pelaku yang juga mengalami luka bakar yang cukup serius, saat ini BP ditempatkan di RS Bhayangkara Kota Medan untuk mendapatkan perawatan dan pengamanan yang lebih baik.

Pelaku dijerat dengan Pasal 76 C jo Pasal 80 ayat 2 Undang undang perlindungan anak dengan ancaman 7 tahun penjara.

"Ibu korban membuat laporan kejadian ini ke Polres Pelabuhan Belawan, dan kita langsung lakukan olah TKP dan memeriksa saksi saksi dan langsung kita tetapkan BP menjadi tersangka, yang saat ini sudah kita amankan ke RS Bhayangkara untuk mendapat perawatan dan pengaman yang lebih baik, Tersangka saat ini terancam 7 Tahun penjara," Pungkas Kapolres. (Jun-tribun-medan.com).

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved