News Video
Mahfud MD: Motif Ferdy Sambo Tak Penting Dibandingkan Aksi Pidana yang Dilakukan
Mahfud MD juga menyebut hanyalah reka ulang pembunuhan yang perlu dilihat, adegan terkait motif tersebut tak perlu ditampilkan.
TRIBUN-MEDAN.COM - Menko Polhukam Mahfud MD menanggapi soal jalannya proses rekonstruksi pembunuhan Brigadir J.
Mahfud MD menilai dan menyoroti tentang tidak adanya reka adegan pelecehan terhadap istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.
Soal reka adegan pembunuhan Brigadir J, Mahfud MD juga menyebut hanyalah reka ulang pembunuhan yang perlu dilihat, adegan terkait motif tersebut tak perlu ditampilkan.
Mahfud menilai motif di balik pembunuhan tersebut tidak terlalu penting dibandingkan aksi pidana yang dilakukan.
Karena sudah jelas Ferdy Sambo Cs melakukan dan mengakui membunuh, maka ia akan dijatuhi hukuman sesuai perbuatannya.
Untuk itu, menurut Mahfud MD, adegan pelecehan yang terjadi di Magelang tidak perlu diperagakan.
Mahfud meyakini, polisi bisa merangkai motif di balik pembunuhan Brigadir J dari keterangan pelaku dan juga saksi.
Namun menurutnya, pengadilan akan mengabaikan keterangan tersangka sehingga motif pembunuhan itu akan tetap menjadi kabur.
Diketahui, adegan pelecehan yang diaku dialami oleh Putri Candrawathi (PC) tak terlihat dalam rekonstruksi kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabara alias Brigadir J pada Selasa (30/8/2022).
Dalam rekonstruksi, hanya diperagakan momen kala Putri Candrawathi berada di dalam kamar sedang tidur.
Kemudian terlihat hanya berjarak satu meter, Brigadir J duduk di lantai di dekat kasur yang dipakai Putri Candrawathi.
Namun tak diketahui, apa maksud dari momen Brigadir J dan PC tersebut.
(Tribun-Video.com)