Tips Jadikan Lampu Rem Motor Lebih Awet

Lampu rem merupakan salah satu komponen penting pada motor yang berfungsi sebagai alat komunikasi dengan pengendara lain yang berada di belakang.

Editor: Ismail
Tribun Medan/HO
Lampu rem merupakan salah satu komponen penting pada sepeda motor yang berfungsi sebagai alat komunikasi dengan pengendara lain yang berada di posisi belakang. 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Lampu rem merupakan salah satu komponen penting pada sepeda motor yang berfungsi sebagai alat komunikasi dengan pengendara lain yang berada di posisi belakang. Dimana ketika pengendara sepeda motor melakukan perlambatan dengan menarik atau menginjak tuas rem, maka lampu rem akan menyala sehingga pengendara di belakang mengetahui bahwa kendaraan di depannya sedang melakukan perlambatan.

Erwin Chandra, Senior Instructor Technical Service PT Indako Trading Coy selaku main dealer Honda di wilayah Sumatera Utara mengungkapkan, jadi satu keharusan bagi setiap pemilik sepeda motor untuk selalu melakukan pemeriksaan dan perawatan lampu remnya demi keselamatan berkendara. Sehingga dengan demikian, potensi terjadinya tabrak dari belakang dapat dihindari.

Seiring waktu pemakaian, lampu rem motor bisa saja mati. Penyebabnya beragam, mulai dari bola lampu putus akibat usia pakai, gangguan tegangan listrik atau akibat kerusakan pada area rumah lampu dan system kelistrikan. Selain akibat usia pakai, masalah lampu rem mati bisa dihindari dengan melakukan beberapa langkah.

Pertama, pastikan selalu menggunakan lampu orisinil dari Honda Genuine Part dengan kualitas yang sudah terjamin sehingga usia pakainya bisa lebih panjang. Kedua, salah satu modifikasi pada bagian lampu adalah penggunaan lampu dipasaran dengan watt yang lebih besar. Pada pemakaian jangka panjang, bola lampu dengan watt lebih besar bisa berdampak pada rusaknya komponen kelistrikan lainnya.

Ketiga, ketika sepeda motor melintasi jalan rusak dengan kecepatan cukup tinggi, maka getaran yang ditimbulkan akan semakin tinggi. Getaran tersebut sangat berpotensi membuat susunan komponen kelistrikan rusak atau sambungan antar komponen menjadi kendur.

Keempat, ketika berkendara, usahakan jari tangan tidak terus menempel atau terkait di tuas rem. Karena tanpa disadari, bisa saja tuas rem sedikit tertarik yang membuat aliran listrik terhubung ke lampu rem sehingga lampu rem terus menyala. Kelima, perawatan berkala secara rutin di bengkel AHASS tak cuma bisa membuat usia pakai lampu rem jadi lebih panjang, tapi juga bisa membuat mesin dan komponen sepeda motor lainnya selalu dalam kondisi prima.

Erwin Chandra mengungkapkan, perawatan berkala motor kesayangan pada ahlinya juga sangat dianjurkan. Para pengguna motor Honda juga dapat memanfaatkan sejumlah layanan servis yang ada di bengkel resmi AHASS, seperti halnya layanan booking service dan layanan AHASS Servis Kunjung (ASK) bagi mereka yang tidak memiliki cukup waktu.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved