Pemkab Sergai

Hasilkan Omzet Rp 40 juta, Bupati Sergai Darma Wijaya Apresiasi Bengkel Ezloksi SMKN 1 Dolok Masihul

Bupati Serdang Bedagai Darma Wijaya mengapresiasi kehadiran bengkel Ezloksi milik SMK Negeri 1 Dolok Masihul.

Editor: Satia
Dok. Pemkab Serdangbedagai
Bupati Sergai Darma Wijaya menerima audiensi Kepala Sekolah SMKN 1 Dolok Masihul beserta jajaran yang menawarkan kerjasama service mobil kendaraan dinas, Selasa (6/9/2022). 

TRIBUN-MEDAN.COM, SERGAI - Bupati Serdang Bedagai Darma Wijaya mengapresiasi kehadiran bengkel Ezloksi milik SMK Negeri 1 Dolok Masihul.

Bukan tanpa sebab, bengkel yang mulai beroperasi untuk umum pada Februari 2022 ini sudah mampu menghasilkan omzet Rp 40 juta.

Hal ini dikatakannya, saat menerima audiensi Kepala Sekolah SMKN 1 Dolok Masihul beserta jajaran yang menawarkan kerjasama service mobil kendaraan dinas, Selasa (6/9/2022).

"Saya senang kalau anak-anak kita punya kemampuan. Tinggal kita bangun kepercayaan kepada masyarakat. Jujur, saya sangat suka kalau anak-anak bisa berwirausaha," kata dia.

Terkait kerjasama, Darma mengungkapkan akan mengirim rekomendasi kepada OPD, khususnya yang berdomisili di Dolok Masihul, Bintang Bayu, dan Serbajadi untuk melakukan servis mobil di bengkel Ezloksi.

"Nanti, sebagai uji coba saya akan rekomendasikan OPD yang berada di tiga kecamatan datang kesana. Tapi, saya minta para siswa tetap didampingi teknisi dan guru yang bersangkutan agar pekerjaannya lebih maksimal," ucap pria yang akrab disapa Wiwik ini.

Terkait rekomendasi tersebut, Rasimah Kepala Sekolah SMKN 1 Dolom Masihul mengutarakan rasa terimakasihnya kepada Bupati Sergai.

"Alhamdulillah, terimakasih kami ucapkan Pak. Semoga dengan begini, siswa kami semakin semangat untuk terus belajar dan praktek," ucapnya.

Ia mengatakan, rata-rata customer bengkel Ezloksi 1-2 orang per hari dengan waktu operasional disesuaikan dengan kegiatan belajar mengajar.

"Omzet Rp40 juta itu kami dapatkan dari mulai Februari sampai bulan Agustus kemarin. Sabtu Minggu kami libur, Pak. Dan bengkel pun beroperasi sampai sore sekitar jam 4," jelasnya.

Bengkel tersebut, lanjutnya, dibangun atas bantuan dari Kemristekdikti yang dibangun pada tahun 2021 lalu.

Turut hadir dalam audiensi yakni Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Nina Deliana, Teknisi pendamping Riski Fajar, dan para guru.

 

*

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved