Polres Pematang Siantar

Kapolres Pematang Siantar Terima Forum Unjuk Rasa Korban Investasi Bodong

Kapolres Pematang Siantar AKBP FERNANDO SH, SIK memimpin pengamanan (Pam) unjuk rasa Forum Korban Investasi Bodong di Kantor Kejaksaan Negeri

Editor: Arjuna Bakkara
ISTIMEWA
Kapolres Pematang Siantar AKBP FERNANDO SH, SIK memimpin pengamanan (Pam) unjuk rasa Forum Korban Investasi Bodong di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Pematang Siantar, Senin (5/9/2022) pagi sekira pukul 10.00 Wib. 

TRIBUN-MEDAN.COM, PEMATANG SIANTAR -Kapolres Pematang Siantar AKBP FERNANDO SH, SIK memimpin pengamanan (Pam) unjuk rasa Forum Korban Investasi Bodong di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Pematang Siantar, Senin (5/9/2022) pagi sekira pukul 10.00 Wib.

Dalam Pengamanan itu Kapolres didampingi Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pematang Siantar Precisely Sitepu SH, MH, Kasat Reskrim AKP Banuara Manurung, SH, Para JPU Kejari Kota Pematang Siantar, Para Penyidik Polres Pematang Siantar dan Perwakilan Aksi Korban INVESTASI Bodong.

Perwakilan Forum Investasi Bodong menyampaikan tuntutan tentang 1 Tahun 8 bulan perkara dugaan penipuan /penggelapan tidak jelas dan pihak Kejari menjelaskan tentang kasus tersebut.

Aksi dilanjukan ke Polres Pematang Siantar tentang Adanya investasi bodong di Pematang Siantar dan dan terlapor bebas berkeliaran.

Kemudian Kasat Reskrim AKP Banuara Manurung meminta perwakilan aksi melakukan pertemuan dengan Kapolres dan Kejari dalam pembahasan kasus yang sedang berjalan bertempat di aula Polres Pematang Siantar.

Kapolres Pematang Siantar AKBP Fernando SH, SIK menyampaikan Polri miliki mekanisme penyidikan, dimana kepada semua anggota penyidik sudah disampaikan agar tidak ada bermain main dengan kasus perkara.

"Kami dari pihak Polres Pematang Siantar berharap jangan melaksanakan demo untuk menyampaikan sesuatu terhadap kurang puasnya penyidikan yang dilakukan, kami siap menerima bapak-bapak untuk berkoordinasi tentang kasus yang sedang ditangani," Kata Kapolres.

Sementara Kajari Pematang Siantar Precisely Sitepu SH, MH menyampaikan dalam kasus perkara FS pihaknya telah menerima spdp atas nama terlapor FS bukan tersangka namun demikian kami dari pihak Kejaksaan akan berkolaborasi dalam menindak lanjuti kasu ini.

Perwakilan aksi mengucapkan terimakasih kepada Polres Pematang Siantar yang memberikan waktu kepada aksi untuk menjabarkan tuntutan ,dan dengan pertemuan ini tidak ada lagi aksi yang kedua dan semoga perkaranya dapat berjalan dengan baik. (Jun-tribun-medan.com).

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved