PSDS

Belum Peroleh Poin di Liga 2, Kinerja Pelatih PSDS Deliserdang Mulai Disorot Manajemen

Dua kekalahan beruntun yang diterima PSDS Deliserdang di kompetisi Liga 2 musim 2022/2023 menjadi catatan khusus bagi manajemen.

Penulis: Indra Gunawan | Editor: mustaqim indra jaya
HO/Tribun Medan
Pemain PSDS, Muhammad Irsan menguasai bola dan dibayang-bayangi pemain PSKC Cimahi ketika bermain di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung Senin, (6/9/2022). 

TRIBUN-MEDAN.com, DELISERDANG - Dua kekalahan beruntun yang diterima PSDS Deliserdang di kompetisi Liga 2 musim 2022/2023 menjadi catatan khusus bagi manajemen.

PSDS Deliserdang mengalami dua kekalahan saat menghadapi tuan rumah Karo United 1-0 di Stadion Teladan, Medan dan saat bertandang melawan PSKC 2-1 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.

Hasil tanpa poin dari dua pertandingan, membuat jajaran pelatih PSDS Deliserdang mulai mendapat sorotan tajam. 

Baca juga: PSDS Deli Serdang Kalah Lawan PSKC Cimahi, Hasil Akhir Pertandingan 2-1

Sehingga pada laga ketiga, menghadapi tim tamu Sriwijaya FC di Stadion Baharoeddin Siregar, Lubukpakam, manajemen menargetkan penggawa tim Traktor Kuning agar bisa mengamankan kemenangan.

Kode keras itu disampaikan Direktur PT Traktor Kuning Deliserdang, Khairum Rizal. Tim Traktor Kuning harus membawa pulang tiga poin, terlebih PSDS bertindak sebagai tuan rumah.

"Bukan cari poin lagi kita, tapi harus menang. Kita lihat dululah nanti bagaimana hari Minggu melawan Sriwijaya," ucap Khairum yang ditemui Rabu, (7/9/2022). 

Diakui Khairum, pertandingan melawan tim Laskar Wong Kito, para pemain harus bisa menampilkan ciri khas permainan.

Jika tak terealisasi, maka manajemen siap melakukan evaluasi

"PSDS ini kan sudah ada ciri khasnya (menang di kandang sendiri), makanya disebut Traktor Kuning. Kita lihat nantilah (mengenai evaluasi), tentu nanti akan kita rapatkan lagi (apabila mau ada pergantian pelatihan)," sebut Khairum. 

Diketahui di awal kompetisi, PSDS Deliserdang yang berlaga di Liga 2 dipimpin Pelatih Kepala Syahrial Efendy.

Syahrial Efendy dipertahankan, lantaran berhasil membawa PSDS promosi ke Liga 2.

Kini Syahrial pun harus berada diposisi Asisten Pelatih, sedangkan Pelatih Kepala dipegang Susanto. Hal itu untuk mematuhi aturan.

Baca juga: Dua Pemain Naturalisasi PSDS Belum Diturunkan dan Tak Dibawa Ke Bandung, Ini Kata Manajer Tim

Susanto saat ini resmi mendapatkan lisensi A, sementara Syahrial baru saja naik satu tingkat dari C ke B.

Terkait hal ini Khairum Rizal pun membenarkan terjadinya perubahan kepemimpinan pelatih ini. Namun untuk di lapangan keduanya pun disebut masih tetap saling berkordinasi. 

"Susanto juga baru selesai itu di Bandung (ngambil lisensi A). Kemarin itu sudah kita bahas mengenai hal ini. Yang jelas ketika bermain di sini, nanti ya harus power full," kata Khairum.

(dra/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved