Breaking News:

Terpidanan Kasus Narkotika

Kejari Medan Terima Uang Denda Rp 1 Miliar dari Terpidana Perkara Narkotika

Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan telah menerima uang denda dari terpidana Fery Sanjaya Sembiring dalam perkara narkotika jenis sabu, Rabu(7/9/2022).

Kejari Medan Terima Uang Denda Rp 1 Miliar dari Terpidana Perkara Narkotika

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN- Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan telah menerima uang denda dari terpidana FSS dalam perkara narkotika jenis sabu, Rabu(7/9/2022).

Kejari Medan menerima penyerahan denda sebesar Rp 1 miliar dari FSS.

Penyerahan denda tersebut diserahkan terpidana melalui tim penasihat hukumnya.

Hal itu disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Medan Wahyu Sabrudin didampingi Kasi Intelijen Simon dan Kasi Pidum Faisol saat menggelar press release di Kantor Kejari Medan Jalan Adinegoro No.5, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan.

"Hari ini tepatnya pada Rabu, 7 September 2022, Kejari Medan telah menerima pembayaran uang denda dalam perkara tindak pidana Narkotika jenis sabu seberat 300 gram senilai Rp1 miliar dari terpidana berinisial FSS melalui tim pengacaranya," sebut Wahyu.

Dikatakan Wahyu, penyerahan denda ini diserahkan pada saat terpidana menjalankan masa hukuman di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tanjung Gusta Medan.

"Denda yang dibayarkan ini, telah berkekuatan hukum tetap atau inkrah yaitu pada putusan Pengadilan Negeri Medan pada 7 Juni 2017," jelas Wahyu.

Di mana amar putusannya menyatakan terpidana divonis penjara selama 9 tahun dan denda Rp 1 miliar subsidair 3 bulan penjara karena terbukti bersalah melanggar Pasal 114 Ayat (2) Jo 132 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

Karena terpidana telah membayar denda Rp1 miliar tersebut, sambung Kajari, maka secara otomatis terpidana tidak perlu lagi menjalankan hukuman subsidair 3 bulan penjara.

"Selanjutnya, uang denda sebesar Rp 1 miliar tersebut akan disetorkan ke Kas Negara melalui Rekening Penerimaan Negara pada Bank BRI," kata Wahyu.

Sebelumnya diketahui, FSS diadili karena perkara narkotika jenis sabu sebanyak 300 gram. Dan menjalani persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Medan.

Kemudian, pada 7 Juni 2017 terdakwa di vonis hukuman penjara selama 9 tahun dan denda Rp 1 miliar subsidair 3 bulan penjara karena terbukti bersalah melanggar Pasal 114 Ayat (2) Jo 132 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

(cr28/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved