Musik Kampong Siswa-siswi SMP Negeri 14 Binjai Lestarikan Budaya Melayu

Grup musik Kampong ini terdiri dari beberapa siswa-siswi SMP Negeri 14 Binjai dengan keahlian bermain musiknya masing-masing

Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Eti Wahyuni
Tribun Medan/HO
Musik Kampong SMP Negeri 14 Binjai tampil dalam Pekan Kebudayaan Daerah 2022 di Taman Budaya Sumatera Utara. Grup musik Kampong ini terdiri dari beberapa siswa-siswi SMP Negeri 14 Binjai dengan keahlian bermain musiknya masing-masing, pemain accordion, angklung, gendang Melayu, biola, gitar dan kolintang. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Budaya adalah salah satu aset negara yang harus dijaga kelestariannya. Mengingat saat ini sudah semakin banyak budaya yang dilupakan, SMP Negeri 14 Binjai membentuk grup musik yang kental dengan budaya Melayu.

Grup musik Kampong ini terdiri dari beberapa siswa-siswi SMP Negeri 14 Binjai dengan keahlian bermain musiknya masing-masing. Ada pemain accordion, angklung, gendang Melayu, biola, gitar dan kolintang.

Khasnya musik Kampong ini adalah lagu Melayu yang wajib ada di setiap penampilan mereka. Bahkan pernak-pernik khas Melayu juga menjadi ikon dari grup Musik Kampong ini.

Grup siswa siswi SMP ini dibentuk pada tahun 2021, dengan tujuan utama melestarikan budaya Melayu sejak dini. Mereka pun berhasil masuk dalam ajang Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FL2SN) tingkat Kota dan meraih juara ke 3 pada tahun pertamanya.

Tak tanggung-tanggung, musik Kampong ini pun terus menunjukkan taringnya dengan tampil di beberapa tempat di Kota Binjai, seperti open stage Lapangan Merdeka Binjai dan Binjai Milenial Market serta beberapa tempat nongkrong anak muda lainnya.

Grup musik yang diisi oleh 35 orang ini punya perannya masing-masing, ada yang bermain musik juga ada yang bernyanyi.

Dengan semangat yang masih sangat membara, para remaja ini pun berhasil meraih juara 1 di ajang yang sama yakni FL2SN tingkat kota pada tahun 2022.

Edy Salim Chaniago selaku Kepala Sekolah SMP Negeri 14 Binjai yang menggagas grup musik ini menyampaikan semangatnya untuk terus memajukan musik tradisional Indonesia.

Baca juga: DIJAWAB Syahrini Benar Pensiun dari Musik? Karena Jarang Muncul di TV Setelah Dinikahi Reino Barack

"Saya berharap grup Musik Anak Kampong ini terus konsisten mempertahankan warna musik tradisional di tengah kegandrungan anak muda terhadap musik barat dan Korea. Dalam jangka panjang, saya berharap Musik Anak Kampong ini bisa menjadi warna baru dalam produk budaya lokal dan pengaruhnya bisa merambah kepada anak-anak muda yang lain.," ujar Edy kepada Tribun, Rabu (7/9/2022).

Alfi, satu pemain musik biola mengaku sangat senang bermusik sejak kecil. Baginya, biola seperti teman yang ketika dibunyikan memberikan semangat baru untuknya.

"Saya sudah suka musik sejak kecil, belajar biola saya seperti menemukan jati diri, dan grup Musik Kampong ini adalah sarana yang sangat membantu saya dalam mengembangkan minat," ujar Alfi.

 

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved