BSU Kenaikan BBM

Soal Pemberian BSU ke Pekerja di Kota Medan, Disnaker Belum Lakukan Pendataan Sampai Sekarang

Disker Kota Medan sampai sekarang belum melakukan pendataan sekaitan dengan rencana pemberian BSU bagi pekerja di Kota Medan

Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Array A Argus
HO / Tribun Medan
Bantuan Subsidi Upah (BSU) cair minggu ini. 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Pemerintah sempat mewacanakan adanya pemberian Bantuan Subsidi Upah (BSU) bagi pekerja dampak dari kenaikan BBM.

Di Kota Medan, wacana pemberian BSU itu masih belum jelas.

Sampai saat ini pun, Disnaker Kota Medan belum ada melakukan pendataan bagi penerima BSU

Plt Kadisnaker Kota Medan, Illyan Chandra Simbolon mengatakan, pihaknya masih menunggu instruksi sekaligus petunjuk teknis dari pemerintah pusat terkait rencana pembagian BSU tersebut.

Baca juga: Ditransfer Langsung ke Rekening, Syarat Penerima BSU 2022 untuk Pekerja Gaji Rp 3,5 Juta Per Bulan

"Kita memang sudah dengar adanya rencana bantuan subsidi upah itu, tapi kita belum ada menerima petunjuk teknisnya dari (pemerintah) pusat," ucap Illyan, Rabu (7/9/2022).

Terkait persiapan data jumlah tenaga kerja di Kota Medan, Illyan mengaku bahwa Disnaker Kota Medan telah memilikinya.

Sebab, data tersebut ada pada sistem wajib lapor badan perusahaan.

"Tapi siapa (pekerja) yang masuk kategori terdampak ini, itu yang kita belum dapat petunjuk dari kementeriannya. Termasuk soal besaran BSU yang diberikan, itu yang menentukan dari pusat," ujarnya.

Baca juga: BSU 2022 Belum Kunjung Cair Hingga Kini, Kemnaker Beri Penjelasan

Bila sudah mendapatkan juknis dari kementerian, sambung Illyan, diharapkan data yang ada dapat menjadi dasar untuk mengklasifikasi kembali siapa saja pekerja yang berhak mendapatkan bantuan tersebut.

"Utamanya buruh atau para pekerja lainnya yang terdata di kita dan dinilai terdampak atas kenaikan BBM tersebut. Intinya kita sifatnya masih menunggu. Bila sudah mendapatkan arahan, tentunya akan kita tindaklanjuti dengan segera," tukasnya.

Seperti diketahui, atas naiknya harga BBM, pemerintah pusat berjanji akan memberikan tiga jenis bansos. 

Secara nasional, BSU yang disebut bernilai Rp 600.000 per orang tersebut akan diberikan kepada para pekerja dengan gaji maksimal Rp3,5 juta perbulan.

Selain BLT dan bantuan angkutan umum, pemerintah juga berjanji akan memberikan bantuan sosial berupa Bantuan Subdisi Upah (BSU). (cr5/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved