Breaking News:

Ibu Hamil Dianiaya

Tega Sekali, Satu Keluarga Aniaya Ibu Hamil Enam Bulan Hingga Trauma Berat dan Kesakitan

Ibu hamil di Kabupaten Langkat dianiaya hingga mengalami trauma dan kesakitan. Pelakunya satu keluarga

Editor: Array A Argus
BBC
Ilustrasi Ibu Hamil Kehilangan Janin setelah Dokter Salah Aborsi 

TRIBUN-MEDAN.COM,LANGKAT - Satu keluarga yang tinggal di Dusun II, Desa Serapuh Asli, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat tega aniaya ibu hamil enam bulan hingga kesakitan dan trauma.

Adapun ibu hamil yang dianiaya satu keluarga itu bernama Lia Mardiana (29).

Saat diwawancarai, ibu hamil ini mengaku ditendang bagian perutnya hingga terjatuh.

Kronologis penganiayaan ibu hamil

Menurut Lia Mardiana, pelaku penganiayaan terhadap dirinya terdiri dari satu keluarga.

Mereka adalah Johan Wahyudi, Eka (istri Johan), Mesi Andriani (keponakan Johan), Susi Susanti (ibu kandung Mesi), Rendi Peratama dan Alif (anak Johan).

Tidak hanya itu, Zulham (suami Susi Susanti) juga ikut melakukan tindakan penganiayaan.

Sementara korbannya, bukan hanya Lia Mardiana saja, tapi juga keluarga dan tetangganya yang diantaranya Farida Hanum (49), Intan Rahayu (20), Listiawati (34), dan Ali Imran (36).

Dari keterangan Farida Hanum, ibu dari Lia Mardiana, penganiayaan terjadi pada Jumat (26/8/2022) sekira pukul 20.00 WIB.

"Awalnya pada Jumat (26/8/2022) siang lalu saya hendak pergi yasinan (wirit ibu-ibu). Lalu saya minta anak saya si Lia Mardiana untuk mengantar," kata Farida.  

Saat hendak mengeluarkan motor dari rumah, pelaku Johan Wahyudi yang juga adik ipar Farida Hanum turut mengeluarkan motor dari rumahnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved