Pukat Trawl

Nelayan Jahat Pengguna Pukat Trawl Makin Banyak di Kabupaten Sergai, Pelaku dari Kabupaten Batubara

Nelayan jahat asal Kabupaten Batubara merusak lingkungan dan habitat laut karena menggunakan pukat trawl

Penulis: Anugrah Nasution | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/DEDY KURNIAWAN
Tiga kapal asing asal Malaysia ditenggelamkan paksa jaksa Kejari Belawan, Selasa (2/6/2021). Ketiga kapal ini sebelumnya mencuri ikan dan menggunakan fasilitas pukat trawl.(TRIBUN MEDAN/DEDY KURNIAWAN) 

TRIBUN-MEDAN.COM,SERGAI- Sejumlah nelayan jahat dari Pagurawan, Kabupaten Batubara merusak lingkungan dan habitat laut karena menggunakan pukat trawl.

Akibat penggunaan pukat trawl yang berlebihan ini, nelayan di Kabupaten Sergai mengalami penurunan hasil tangkapan.

Tak pelak, kondisi penggunaan pukat trawl ini sempat diprotes nelayan Kabupaten Sergai, dan sempat terjadi pembakaran kapal belum lama ini. 

Kasat Polairud Polres Sergai, Iptu Syharijal mengakui adanya nelayan asal Kabupaten Batubara yang menggunakan pukat trawl. 

Baca juga: Polres Serdang Bedagai Tangani Kasus Pembakaran Kapal Pukat Trawl Mini di Perairan Sialangbuah

"Kami sudah berulangkali melakukan imbauan. Informasinya mereka (pengguna pukat trawl) itu nelayan dari Pagurawan Kabupaten Batubara. Jadi kami sudah mengimbau agar nelayan itu mengganti alat tangkapannya," kata Syahrijal, Rabu (7/9/2022). 

Syahrijal menerangkan, penggunaan pukat trawl sudah diatur oleh undang-undang kelautan.

Harusnya nelayan hanya dapat menggunakannya dengan jarak dan batas yang sudah ditentukan. 

Namun faktanya masih banyak penggunaan pukat trawl di daerah pesisir.

Selain melanggar hukum, hal itu juga membuat nelayan tradisional terdampak. 

Baca juga: NELAYAN di Sergai Marah dan Bakar Perahu Milik Nelayan Asal Batubara yang Pakai Pukat Trawl

"Kalau menurut aturan terbaru itu tidak boleh. Harusnya yang menggunakan pukat trawl itu jalurnya lebih ke tengah. Tapi meraka juga menggunakannya itu ke pinggir juga," sebut dia. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved