Breaking News:

PON 2024

Berbiaya Rp 1,8 Triliun, Stadion Utama Lokasi Penutupan PON Sumut-Aceh Baru Akan Dibangun Tahun 2023

Kadispora Sumut, Tuahta Saragih mengatakan stadion utama yang akan menjadi lokasi penutupan PON XXI baru mulai dibangun pada tahun 2023.

HO/Tribun Medan
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumut Tuahta Saragih (kiri) bersama Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut Ilyas Sitorus (kanan) menyampaikan keterangan pers terkait persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 Aceh-Sumut yang masih on the track di Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga Sumut, Jalan Willem Iskandar, Deliserdang, Jumat (9/9/2022). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mengatakan persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 Aceh-Sumut sedang berjalan.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumut, Tuahta Saragih mengatakan stadion utama yang akan menjadi lokasi penutupan PON XXI baru mulai dibangun pada tahun 2023.

"Nanti bulan Oktober proses pengadaan barang dan jasanya akan dimulai, artinya pelaksanaannya tahun 2023," ungkap Tuahta di Medan, Jumat (9/9/2022).

Baca juga: Sayembara Desain Logo, Maskot, Tagline dan Lagu Tema PON Sumut-Aceh, Berhadiah Total Rp 120 Juta

Anggaran pembangunan stadion utama di Desa Sena, Deliserdang tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) senilai Rp1,8 triliun.

Di kawasan itu juga dibangun tiga venue, di antaranya venue martial art, voli dan stadion madya. Anggaran ketiga venue ini berasal dari APBD.

"Ketiga venue ini pelaksanaan pembangunannya dalam dua tahun penganggaran atau multiyears tahun jamak," kata Tuahta.

Selain itu, ada juga venue yang dieksisting dari venue yang sudah ada. Misalnya Kolam Renang Selayang yang akan direhabilitasi. Kolam tersebut akan digunakan untuk venue PON.

Saat ini pun sedang disusun masterplan untuk mengkoordinasikan penyelenggaraan PON. Tuahta memperkirakan Sumut akan kedatangan kurang lebih 12 ribu orang pada saat PON berlangsung.

Oleh sebab itu dibutuhkan masterplan yang akan dikeluarkan melalui Surat Keputusan Gubernur.

Mengenai penganggaran pendukung pelaksanaan PON, Tuahta selalu berkoordinasi secara ketat dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Menurut Tuahta respons TAPD sejauh ini baik tanpa kendala.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved