News Video

Prediksi Potensi Konflik Polandia dengan Rusia, Marchin Osiepa: Ada Risiko Serius Perang

Polandia mengantisipasi potensi konflik dengan Rusia hingga menjelang 10 tahun mendatang.

TRIBUN-MEDAN.COM - Untuk mengantisipasi potensi konflik dengan Rusia, kini negara-negara NATO mulai meningkatkan kewaspadaan.

Satu di antaranya adalah negara Polandia, negara anggota NATO yang wilayahnya berada sangat dekat dengan Rusia.

Bahkan, Polandia sudah memprediksi akan terjadi konfik dengan Rusia hingga menjelang 10 tahun mendatang.

Prediksi tersebut disampaikan Wakil Menteri Pertahanan Polandia, Marchin Osiepa, Rabu (8/9).

"Ada risiko serius perang dengan Rusia," kata Osiepa.

Menurutnya, potensi konflik dengan Rusia ini bergantung pada bagaimana perang di Ukraina berakhir.

Pasalnya, Rusia hingga saat ini masih memfokuskan serangannya terhadap Ukraina.

Belum lagi, Moskow dilaporkan mengalami kerugian militer besar akibat perang tersebut.

Sehingga, Rusia membutuhkan waktu beberapa tahun untuk memulihkan kembali kekuatan militernya.

Ociepa mengangkat isu tersebut sambil menggambarkan 'realitas geopolitik' yang seharusnya memaksa Polandia untuk secara cepat meningkatkan pertahanannya sendiri.

"Kita harus menggunakan waktu ini untuk mempersenjatai kembali Angkatan Darat Polandia secara maksimal," katanya.

Meski pada kenyataannya dibutuhkan anggaran yang tidak sedikit untuk mencapai tujuan tersebut.

Dikutip dari Russia Today (RT), Polandia menganggarkan pengeluaran untuk angkatan bersenjata sebesar $ 20,52 miliar pada tahun depan.

Menurut pernyataan pemerintah Polandia, dana yang dibuat pada musim semi lalu itu menerima "sumbangan" dari siapa pun yang bersedia "memberikan kontribusi" untuk pertahanan negara.

Seperti diketahui, Polandia telah memprediksi dugaan ancaman dari Rusia selama beberapa waktu.

Terutama saat Rusia meluncurkan operasi militernya di Ukraina pada 24 Februari lalu.

Kondisi ini membuat negara-negara NATO bereaksi memasok senjata canggih ke Ukraina.

Selain itu, Barat juga menjatuhi sejumlah sanksi kepada Rusia.

(Tribun-Video.com)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved